Desa Sumur Galakkan Olah Raga Berbasis Kampung

Editor: Satmoko

312

LAMPUNG – Peningkatan kemampuan olahraga terus dilakukan oleh tim bola voli yang ada di Desa Sumur Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

Salah satu ajang mempertemukan tim bola voli di wilayah Desa Sumur dilakukan dengan menggelar pekan olahraga antar-dusun (Poradus) dan pekan olahraga antar-desa (Porades). Haryuna (56) selaku penanggung jawab kegiatan Poradus menyebut ajang yang dipertandingkan sementara hanya olahraga bola voli.

Pada gelaran Poradus yang berlangsung sejak pertengahan bulan Februari tersebut diakui Haryuna, diikuti oleh sekitar 20 tim terdiri dari 10 tim bola voli putra dan 10 tim bola voli putri. Kegiatan Poradus bola voli  diikuti oleh sebanyak 10 tim bola voli putra dengan mekanisme pemain wajib berasal dari dusun di Desa Sumur. Sementara untuk tim bola voli putri turnamen digelar dengan sistem antar-desa.

“Kami buka kesempatan untuk tim bola voli putra setiap dusun dan ternyata bisa terpenuhi sebanyak sepuluh tim, namun karena sulit mencari tim putri kami buka antar-desa sehingga bisa berasal dari desa lain di wilayah Kecamatan Ketapang,” terang Haryuna, selaku penanggung jawab kegiatan turnamen bola voli dalam rangka pekan olahraga antar-dusun di Desa Sumur Kecamatan Ketapang saat dikonfirmasi di Dusun Harapan Desa Sumur, Jumat (2/3/2018).

Haryuna, penanggung jawab kegiatan turnamen bola voli pekan olahraga antar-dusun dan desa di Desa Sumur Kecamatan Ketapang [Foto: Henk Widi]
Sebanyak 10 tim bola voli putra disebut Haryuna berasal dari dusun yang ada di desa Sumur di antaranya Dusun Kelala, Harapan, Sumur Induk, Keramat ,Yogaloka dan sejumlah dusun lain.

Sementara tim putri selain dari dusun di Desa Sumur berasal dari desa lain di Kecamatan Ketapang di antaranya Gandri, Sumbersari, Ruguk.

Kompetisi tersebut hingga pertengahan Maret dengan sistem gugur. Hal ini dilakukan sekaligus untuk mencari tim berbakat dan berprestasi dalam olahraga bola voli. Beberapa peserta diakuinya merupakan pemuda setiap dusun yang membentuk tim bola voli mewakili dusun yang ada di Desa Sumur.

Turnamen bola voli putra dan putri yang digelar tersebut memperebutkan trophy dan uang pembinaan. Selain mendapatkan trophy dan uang pembinaan, tim yang berprestasi akan menjadi wakil bagi desa dalam ajang turnamen bola voli antar-desa dan kecamatan untuk penggalian atlet bola voli berprestasi. Turnamen bola voli sekaligus ajang menggali potensi desa dengan fasilitas olahraga yang dimanfaatkan secara maksimal.

“Selama ini tim bola voli dari Desa Sumur kerap memenangkan beberapa turnamen dan harus dipertahankan melalui beberapa kompetisi sekaligus mengasah skill dalam pertandingan,” beber Haryuna.

Kegiatan turnamen bola voli tersebut diakui Haryuna sekaligus mempergunakan fasilitas lapangan bola voli yang baru dibangun secara permanen. Fasilitas olahraga tersebut merupakan upaya pihak Desa Sumur memfasilitasi para pemuda dan pemudi dalam bidang olahraga. Selain dilengkapi dengan jaring dan dibangun mempergunakan semen fasilitas penerangan yang cukup membuat pertandingan bisa dilakukan pada malam hari.

Turnamen bola voli tersebut, menurut Haryuna yang juga pengajar olahraga di sekolah dasar, sekaligus memberi fasilitas menyalurkan bakat positif. Melalui penyediaan fasilitas tersebut para pemuda desa bisa menyalurkan hobi kegiatan positif, khususnya olahraga bola voli.

Lapangan bola voli yang dibuat merupakan hasil pembangunan swadaya para pemuda di Desa Sumur bersamaan dengan fasilitas pos pelayanan terpadu (Posyandu) di dekat lapangan. Selain bertujuan mengolahragakan masyarakat melalui kegiatan bola voli, keberadaan gedung Posyandu juga menjadi sarana untuk peningkatan kesehatan balita dan kaum ibu di desa tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...