DPRD Tegaskan Unipa Maumere Milik Pemkab Sikka

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

1.234

MAUMERE — Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere merupakan sebuah lembaga pendidikan tinggi yang dimiliki dan didirikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka dengan persetujuan dari DPRD tahun 2003 sehingga kampus tersebut bukan milik pihak tertentu.

“Pendirian Unipa ini adalah gagasan yang disampaikan oleh Pemkab Sikka saat itu dan disetujui DPRD Sikka. Untuk itu DPRD Sikka mengeluarkan keputusan DPRD Sikka Nomor 17 tahun 2003,” tegas Afridus Aeng, Selasa (27/3/2018).

Pimpinan sidang saat berdialog dengan PMKRI cabang Maumere yang melakukan demo ini menjelaskan, melihat salah satu kalimat dalam akta pendirian yayasan Nusa Nipa selaku pengelola Unipa dikatakan bahwa kelima pendiri bertindak atas nama pemerintah daerah kabupaten Sikka.

“Kalau berdasarkan kalimat tersebut maka jelas bahwa Unipa merupakan milik Pemkab Sikka. Dengan demikian kelima orang pendiri jelas tidak bertindak atas nama pribadi,” terangnya.

Memang ada perubahan akta pendirian tapi tidak mengubah status kepemilikan Unipa dan karena milik Pemkab Sikka maka aset dan lainnya dihibahkan kepada yayasan Nusa Nipa selaku pengelola. Tetapi hal ini, tandas Afridus, bukan berarti mengubah status kepemilikan.

“Pemerintah kabupaten Sikka beberapa kali memberikan bantuan dana hibah dan memang benar tidak setiap tahun diberikan bantuan. Tetapi Pemda tidak melupakan dan bertanggung jawab terhadap perkembangan, sebab universitas ini lahir dari inisiatif pemerintah, DPRD dan masyarakat Sikka,” ungkapnya.

Siflan Angi, ketua Fraksi Nasdem menambahkan, Unipa merupakan milik Pemda dimana hal itu terlihat dari logo yang juga merupakan logo pemerintah. Aset tanah di Patisomba seluas 30 hektare juga merupakan milik Pemda yang dihibahkan kepada Unipa agar bisa memenuhi syarat menjadi universitas negeri.

“Saya jenuh dan capek sebab setiap ada Pilkada Unipa selalu menjadi bahan pembicaraan. Pertanyaannya ada apa?. Tadi sudah disampaikan adik-adik PMKRI bahwa ada oknum yang klaim Unipa miliknya,” ungkapnya.

Salah satu indikasi Unipa milik Pemda Sikka sebut Siflan dapat dilihat dimana rektor Unipa adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dirinya melihat Pemda Sikka tidak tegas sehingga ada oknum yang mengklaim Unipa merupakan milik pribadinya padahal hal ini sering ditanyakan juga dalam pemandangan fraksi-fraksi di DPRD Sikka.

“Unipa harus diaudit oleh auditor independen dan hasil audit wajib dipublikasikan. APBDes saja diaudit dan dipublikasikan. DPRD Sikka harus agendakan panggil ketua yayasan untuk menjelaskan permasalahan ini,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...