Duta Persahabatan Jepang-Indonesia Perkenalkan Metro Tokyo

Editor: Satmoko

419
Haruka Nakagawa, Duta Persahabatan 60 tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia, Foto: Akhmad Sekhu

JAKARTA – Haruka Nakagawa, Duta Persahabatan 60 tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia, memperkenalkan Metro Tokyo Co.,Ltd. Sebuah perusahaan operator kereta bawah tanah terkemuka yang bisa menjadi pilihan transportasi untuk wisatawan berkeliling di Tokyo, Jepang.

Melihat Jakarta yang sangat macet, Haruka menyarankan pada orang Indonesia, khususnya yang tinggal di Ibukota Jakarta, untuk menggunakan kendaraan umum seperti Metro Tokyo agar bisa mengurangi macet. Haruka pun mengapresiasi proyek pembangunan MRT dan subway yang sama seperti Metro Tokyo.

“Di Metro Tokyo, kita bisa hanya pakai satu kartu sudah untuk berkeliling sepuasnya menggunakan kereta bawah tanah ini dan bisa keluar masuk di stasiun manapun tanpa ada batasan,” kata Duta Persahabatan 60 tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia, Haruka Nakagawa, kepada Cendana News, di Opal Room, Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

Haruka menerangkan di Metro Tokyo ini ada wifi. “Jadi ke mana-mana kita bisa foto bareng dengan teman-teman untuk langsung di-up load di media sosial,“ ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Haruka memperkenalkan spot Tokyo Genic Travel, spot terbaru yang berkaitan dengan tempat, makanan, fesyen, dan oleh-oleh yang fotogenik untuk diunduh di media sosial.

“Spot Tokyo Genic Travel ini dapat dijelajahi dengan Tokyo Metro dengan menggunakan tiket kereta sepuasnya yang menguntungkan, ‘Tokyo Subway Ticket’. Tokyo Metro menghubungkan semua daerah di Tokyo, daerah yang sangat terkenal di kalangan wisatawan Indonesia maupun kalangan wisatawan asing lainnya, seperti Ginza, Shibuya, Harajuku, Shinjuku, Asakusa, Ueno, dan lain-lain,“ ungkap penyuka camilan Cilok-Cireng ini.

Tiket Tokyo Metro bernama ‘Tokyo Subway Ticket’ berlaku 24 jam yang dapat digunakan secara ekonomis oleh wisatawan.

“Tokyo Subway Ticket berlaku 24 jam harganya hanya 800 yen. Tiket 24 jam itu sendiri berlaku dihitung sejak pertama kali tiketnya dimasukkan ke mesin tiketnya sehingga apabila memasukkan tiket pada malam hari maka pada esok harinya masih tetap bisa digunakan,“ bebernya.

Haruka berharap wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang akan terus meningkat.

Sebagai Duta Persahabatan 60 tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia, ia memang bertugas mempererat hubungan baik antara Jepang-Indonesia, tapi juga mengajak wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang.

“Ayo kita datang ke Jepang,“ ajaknya yang mengaku kerasan tinggal di Indonesia selama lima tahun.

Jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang pada tahun 2017 mengalami peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau sekitar 35 ribu orang. Jumlahnya pun selalu meningkat tiap tahunnya. Angka ini merupakan lima kali lipat lebih banyak dibanding sepuluh tahun lalu.

“Kemungkinan besar pengunjung ke Jepang selama tahun 2018 akan semakin meningkat,“ pungkasnya sumringah.

Baca Juga
Lihat juga...