Fayakhun Andriadi Resmi Ditahan KPK

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

175

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Fayakhun Andriadi yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

“Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, penyidik KPK secara resmi telah menahan tersangka Fayakhun Andriadi dalam kasus perkara korupsi terkait proyek pengadaan satelit monitoring di Bakamla Republik Indonesia,” jelas Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Dijelaskan, kasus korupsi yang menjerat tersangka berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Kantor Pusat Bakamla di Jalan Dr. Soetomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat. KPK mengamankan sejumlah orang serta menyita sejumlah uang tunai dalam bentuk mata uang Dolar Amerika (USD).

Keterlibatan Fayakhun Andriadi dalam proyek pengadaan peralatan komunikasi satelit monitoring di Bakamla terungkap berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan terdakwa yang dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

“Saksi dan terdakwa berulangkali sempat menyebut nama Fayakhun,” terangnya.

Fayakhun diduga telah menyalahgunakan wewenang dan jabatannya sebagai seorang Anggota DPR dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri, orang lain maupun sebuah korporasi.

Yang bersangkutan diduga bersedia mengesahkan atau menyetujui terkait penganggaran proyek di Bakamla asalkan dirinya diberikan sejumlah imbalan atau commitmen fee yang diambilkan dari sebagian nilai kontrak proyek di Bakamla yang diperkirakan mencapai 1,2 triliun Rupiah. Fayakhun diduga juga telah menerima sejumlah uang tunai sebesar 300 ribu Dolar Amerika (USD).

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.