Finalis Puteri Indonesia 2018 Dapatkan Pembekalan Anti Korupsi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

423

JAKARTA — 39 Finalis Puteri Indonesia 2018 mendapat pembekelan Anti Korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan tersebut dikenalkan hal-hal yang dapat memicu terjadinya korupsi.

“KPK memperkenalkan kepada kami bahwa jangan pernah membiasakan mengiginkan atau mengambil sesuatu yang sebenarnya memang bukan hak kita,” jelas salah satu peserta, Karina Nadila yang juga Puteri Indonesia Pariwisata 2017 saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (5/3/2018).

Karina Nadila menambahkan, pada intinya membiasakan segala sesuatu yang benar dan bukan membenarkan segala sesuatu yang biasa.

Menurutnya, nilai-nilai kesadaran anti korupsi sebenarnya dapat dimulai dari diri sendiri, perempuan dipandang atau dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mendidik perilaku yang baik bagi generasi penerus bangsa.

Finalis Puteri Indonesia 2018
Karina Nadila (kanan) Puteri Indonesia Pariwisata 2017

Tidak hanya itu, KPK juga sempat memperkenalkan salah saru program anti korupsi khususnya untuk wanita yang dikenal dengan “Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK)”.

Sementara itu Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menyebutkan, pihaknya hanya memberikan kepada 39 Finalis Puteri Indonesia 2018. Namun ia enggan memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan terkait apa saja materi pembekalan yang disampaikan.

“Cuma memberikan pembekalan seputar anti korupsi kepada Finalis Puteri Indonesia 2018, pembekalan biasa saja kok seperti biasanya,” tutupnya.

Selain mendapatkan pembekalan dari KPK, Finalis Puteri Indonesia juga mendapatkan pembekalan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan juga Komite Ekonomi dan Insustri Nasional (KEIN).

Baca Juga
Lihat juga...