Garap Film “Partikelir”, Pandji Ungkap Peran Istrinya

Editor: Irvan Syafari

356
Pandji Pragiwaksono di acara press screening "Parikelir"-Foto Akhmad Sekhu.

JAKARTA — Pandji Pragiwaksono tampaknya tak mau berpuas diri. Meski sudah banyak profesi yang dijalaninya, seperti menjadi aktor, penyiar radio, presenter televisi, penulis buku, penyanyi rap, dan pelawak tunggal (komika).

Kini menjajaki profesi baru lagi sebagai seorang sutradara film dan penulis skenario. Debut filmnya yang berjudul “Partikelir” siap tayang 5 April 2018 mendatang.

Dalam film produksi Starvision itu, Pandji tak hanya menjadi sutradara, tapi juga turut bermain sebagai Adri, seorang detektif partikelir, yang ditugasi Tiara (Aurelie Moeremans) untuk mencari tahu kehidupan ayah Tiara, yang selama ini tak diketahuinya. Tiara mencurigai ayahnya berselingkuh. Padahal saat itu, ibunya sedang sakit-sakitan.

“Dalam film ini aku menjalani tiga kerjaan sekaligus, yaitu sutradara film, penulis skenario dan pemainnya juga. Betapa tidak mudah, aku setengah mati mengerjakan sebaik mungkin hingga benar-benar aku pusing, “ kata Pandji Pragiwaksono kepada Cendana News seusai press screening film “Partikelir” di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu yang lalu.

Lelaki kelahiran Singapura, 18 Juni 1979 itu mengaku pusing saat melakukan proses syuting karena harus mengarahkan para pemain dan juga menjadi pemain dalam film ini.

“Dalam proses syuting, saya take sekaligus juga mengarahkan pemainnya. Ditambah lagi, aku harus mengurusi kendala teknisnya juga dan lain-lain,” ungkapnya.

Akibat memborong tiga pekerjaan dalam sebuah produksi film, Pandji jadi kewalahan. “Makan kurang, enggak tidur, dan saya harus benar-benar fokus di film ini karena ingin menampilkan yang terbaik,” bebernya.

Pandji mengaku beruntung karena memiliki tim yang solid, termasuk istrinya, Gamila Mustika Burhan. Sang istri membantunya dalam membuat skenario dan jalannya cerita ketika proses syuting. Pandji juga meminta bantuan teman stand up comedian bernama Awe sebagai konsultan komedi agar dialog humornya bisa semakin cair.

“Dalam penggarapan skenario, saya juga dibantu sama istri saya. Selain di film ini memang istri saya selalu berada di balik layar, ketika saya show keliling stand up. Jadi jokesnya dia juga sangat bagus membantu di film ini,” paparnya.

Lanjut Pandji, Gamila mampu membuat cerita film ini menjadi lebih menarik.

Baca Juga
Lihat juga...