banner lebaran

GNPF Ulama akan Gelar Kongres Umat Islam

Editor: Koko Triarko

340

JAKARTA – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama berencana menyelenggarakan kongres umat Islam pada April 2018, mendatang.

“Tujuan kongres ini untuk menyoroti isu-isu utama yang berkembang di tengah umat, termasuk pilkada 2018 dan pilpres 2019,” kata Ketua GNPF Ulama, Ustad Yusuf Muhammad Martak,  di Jakarta, Senin (12/3/2018).

Disampaikan dia, berbagai isu yang akan dibahas seperti memperkuat persatuan umat dalam menghadapi tahun politik, sikap umat Islam dalam pilkada dan pilpres, agar menghasikan pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi umat.

Intinya, tegas Yusuf, GNPF Ulama ingin mengedukasi umat agar paham menentukan pemimpin yang layak sesuai rekam jejak yang bersih. “Persatuan umat penting dijaga di tengah terpaan isu yang memecah-belah dan tren berita palsu atau hoax,” ucapnya.

Selain itu, sambung Yusuf, juga masih banyak isu lain yang harus mendapatkan perhatian khusus, seperti kasus kriminalisasi dan anarkisme terhadap ulama.

Terkait kasus tersebut, GNPF Ulama mengapresiasi langkah hukum untuk memprosesnya. GNPF Ulama mengimbau agar keadilan ditegakkan tanpa diskriminasi.

Dikatakan Yusuf, kasus kriminalisasi dan diskriminasi memang benar terjadi, dan bukan hoax. “GNPF Ulama terlibat langsung dalam proses pembuktiannya. Sepanjang evaluasi kami, kasus ini cenderung  terorganisasi dan sistematik,” tukas Yusuf.

Dalam menyikapi isu-isu yang berkembang di tengah umat Islam, katanya, GNPF Ulama akan terus menyuarakan aspirasi untuk membantu pemerintah menegakkan keadilan dan menjunjung tinggi hukum.

Dengan demikian, kata Yusuf, diharapkan pemerintah dapat menjalankan roda kepemimpinan dengan efektif. Sehingga tidak terpecah konsentrasinya dalam pembenahan bidang ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.