banner lebaran

Gubernur Sulut: Politik Identitas Sebabkan Perpecahan

203
Ilustrasi -Dok: CDN

MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, mengajak masyarakat tidak menggunakan politik identitas pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Juni, mendatang.

“Menggunakan politik identitas dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” kata Gubernur Olly, di Manado, Rabu (14/3/2018).

Karena itu, ia berharap masyarakat terus menyatukan tekad dan komitmen untuk menciptakan pilkada serentak yang dilandasi bangunan etika politik, serta tidak diselimuti kepentingan radikalisme dan politik identitas.

Menurut dia, politik identitas berpusat pada politisasi identitas bersama yang menjadi basis utama perekat kolektivitas kelompok.

Identitas dipolitisasi melalui interpretasi secara ekstrem yang bertujuan untuk mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa sama, baik secara ras, etnisitas, agama, maupun elemen perekat lainnya.

Gubernur menegaskan, sinergitas semua pemangku terkait adalah kunci utama suksesnya pelaksanaan pilkada serentak yang akan berlangsung tiga bulan ke depan.

Enam kabupaten dan kota di Sulut akan menggelar pilkada serentak, yaitu di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Kepulauan Talaud serta Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro dan Kota Kotamobagu.

“Kunci utama menyukseskan pilkada adalah sinergitas, persatuan, kesatuan persepsi, tekad dan komitmen dan keseragaman langkah seluruh stakeholder,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.