Hadapi FLS2N-SD 2018 Siswa SDN 1 Klaten Lamsel Rutin Gelar Latihan

Editor: Irvan Syafari

786
Dwi Novita, pelatih dan pendamping siswa dalam lomba seni tari ajang FL2SN-SD/Foto: Henk Widi.

LAMPUNG — Hadapi pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD tingkat Kecamatan Penengahan dan Kabupaten Lampung Selatan sejumlah siswa sekolah dasar mulai giat berlatih.

Dwi Novita, wali kelas 2 mengaku latihan untuk kegiatan FLS2N-SD telah dilakukan dua bulan sebelum pelaksanaan, yang direncanakan digelar pada pekan keempat Maret ini. Sebanyak empat jenis perlombaan diakuinya sudah dilatih setiap hari sesuai petunjuk tekhnis dan petunjuk pelaksanaan.

Menurut Novita sesuai petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) FLS2N SD 2018 tema yang dipilih adalah “Kecintaan terhadap seni dan budaya bangas menguatkan karakter, menggugah daya cipta, serta membentuk kelembutan hati”. Berdasarkan Juknis dan Juklak empat
jenis bidang lomba yang akan dipertandingkan diantaranya lomba menyanyi tunggal, lomba seni tari, lomba pantomim, lomba gambar bercerita.

“Semua peserta lomba telah kita pilih dari kelas kecil karena untuk kelas besar fokus untuk ujian dengan latihan rutin dilakukan setiap hari disela sela jam istirahat,saat pulang sekolah dan sebagian dilatih di rumah secara mandiri,” terang guru pendamping dan pelatih siswa SDN 1 Klaten ini kepada Cendana News, Kamis (8/3/2018)

Novita menyebut, siswa yang akan mengikuti ajang FLS2N-SD 2018 harus mengikuti beberapa tahapan lomba dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi.

Dalam beberapa tahun terakhir siswanya hanya bisa mengikuti ajang tersebut hingga tingkat kabupaten. Meski demikian perlombaan tersebut sangat menunjang pengembangan peserta didik dalam meningkatkan daya cipta siswa dalam bidang seni.

Pada persiapan lomba seni tari Novita mengaku menyiapkan sebanyak satu tim penari dengan peserta sebanyak enam siswa. Sebagian siswa yang dipilih merupakan siswa kelas 3 dan 4.

Sementara pelatih adalah siswa kelas 5 dan 6, yang pernah ikut ajang yang sama. Novita memiliki tugas menyiapkan musik, kostum, serta mengevaluasi setiap latihan yang dilakukan.

“Tari wajib merupakan tari tradisional khas Lampung zapin yang merupakan tari khas pergaulan muda mudi Lampung pada tahun sebelumnya diwajibkan tari bedana dan tambahan tari kreasi baru,” papar Novita.

Selain tari kreasi baru, peserta lomba penyanyi tunggal juga disediakan lagu wajib berupa lagu daerah dan lagu nasional. Persiapan dan latihan disebutnya terus dilakukan untuk menyiapkan para siswanya termasuk peserta lomba gambar bercerita.

Antusias siswa dalam berlatih diakuinya sudah terlihat terutama pada pelaksanaan FLS2N-SD 2017 siswa didiknya berhasil merebut juara pertama pantomim dan seni tari.

Pendamping sekaligus pelatih seni pantomim, Lia Cintiya selaku guru bidang Seni Budya dan Keterampilan (SBK) menyiapkan satu siswa untuk tampil. Peserta lomba pantomim tersebut sudah dilatih teknik dasar bermain pantomim melalui youtube dan tampil langsung di depan kawan sekelas sebagai latihan.

Sesuai juknis dan juklak pelaksanaan lomba untuk FLS2N-SD 2018 tema pantomim berkaitan dengan kehidupan sehari hari siswa. Lia Cintiya akhirnya memilih tema bercocok tanam dengan satu siswa disiapkan bernama Gilang (10) siswa kelas 4. Siswa tersebut telah dilatih untuk menjiwai karakter yang akan dimainkan dalam seni pantomim dilengkapi dengan musikalisasi.

“Peserta pantomim hanya diberi waktu lima menit sehingga setiap gerakan harus bisa menceritakan tema bercocok tanam yang dipilih,” terang Lia.

Lia mengatakan, selama dua bulan berlatih kegiatan latihan tersebut juga berdampak positif bagi siswa. Selain mengembangkan kretivitas siswa dan potensi seni kegiatan tersebut ikut mendisiplinkan siswa. Saat ada waktu luang dengan fasilitas ruang kesenian yang memadai anak anak secara mandiri berlatih untuk setiap bidang lomba.

Tema-tema yang dipilih berkaitan dengan seni tradisional dan keseharian siswa membuat siswa mudah berlatih. Sebagian media pembelajaran yang sudah direkam dalam audio visual dan disimpan dalam telepon pintar membuat siswa bisa berlatih di rumah didampingi orangtua.

Siswa SDN 1 Klaten melakukan latihan tarian kreasi baru, tari zapin untuk persiapan festival dan lomba seni siswa nasional tingkat SD /Foto: Henk Widi.

Target untuk memperoleh juara pertama dari setiap bidang lomba pada FLS2N-SD 2018 tingkat kecamatan disebutnya menjadi bekal untuk melaju ke tingkat kabupaten.

Baca Juga
Lihat juga...