banner lebaran

Inggris Tunggu Penjelasan Serangan Racun Saraf

189
Ilustrasi Bendera Inggris - Foto: Dokumentasi CDN

LONDON – Inggris memberi tenggat hingga Selasa (13/3/2018) tengah malam waktu setempat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menjelaskan keberadaan racun saraf. Termasuk penjelasan penggunaan teknologi yang dikembangkan Uni Soviet.

Terakhir disebut-sebut, racun syaraf tersebut tekah digunakan untuk merobohkan seorang mantan agen ganda Rusia. Mata-mata Rusia bernama Sergi Skripal dikabarkan memasok informasi rahasia kepada intelijen Inggris.

Skripal, 66, beserta putrinya, Yulia, 33, berada di rumah sakit dalam keadaan gawat sejak 4 Maret lalu. Saat itu keduanya ditemukan dalam keadaan tidak sadar di bangku di luar pusat perbelanjaan di kota katedral Inggris, Salisbury.

Perdana Menteri Theresa May mengatakan kemungkinan besar Rusia adalah yang harus bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut. Kecurigaan itu muncul setelah Inggris mengenali dalam serangan gas itu sebagai bagian dari kelompok racun saraf Novichok.

Novichok sangat mematikan dan telah dikembangkan oleh militer Soviet pada 1970-an dan 1980-an. “Ini merupakan tindakan langsung (yang dilakukan) oleh negara Rusia terhadap negara kita,” kata May.

May menyebut, pemerintah Rusia telah kehilangan kendali terhadap bahan beracun yang berpotensi sangat berbahaya karena bisa merusak saraf tersebut. Bahkan Rusia disebutnya, membiarkan bahan itu jatuh ke tangan pihak-pihak lain. Sementara itu Rusia juga akan menggelar pemilihan presiden pada 18 Maret.

Vladimir Putin, yang merupakan agen intelijen KGB, diperkirakan akan menang mudah dalam mendapatkan jabatan sebagai presiden untuk masa jabatan keempatnya. Rusia membantah memiliki peranan apa pun dalam peracunan tersebut dan mengatakan Inggris sedang membangunkan histeria anti-Rusia.

Duta besar Alexander Yakovenko, yang dipanggil oleh departemen luar negeri Inggris, diberi waktu hingga Selasa (13/3/2018) tengah malam waktu setempat untuk menjelaskan apa yang telah terjadi atau menghadapi langkah-langkah, yang disebut PM May lebih ekstensif, terhadap perekonomian Rusia.

Jika Rusia tidak memberikan tanggapan memuaskan, May akan menyampaikan rencana tindakan Inggris kepada parlemen. PM May dijadwalkan melakukan pertemuan dengan para pejabat tinggi bidang keamanan pada Rabu.

Menteri Luar Negeri Boris Johnson mengatakan, tindakan Inggris akan sepadan tapi kuat. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov disebutnya, telah meminta akses untuk menyelidiki racun saraf yang digunakan terhadap Skripal tapi Inggris menolak memberikannya, kata. (Ant)

Lihat juga...
1 Komen
  1. […] Inggris Tunggu Penjelasan Serangan Racun Saraf […]

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.