Inovasi Industri Pangan Harus Bermanfaat secara Nasional

221
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon - Dok. CDN

JAKARTA – Beragam inovasi yang dihasilkan melalui teknologi industri pangan selayaknya harus bermanfaat bagi masyarakat luas dan tidak hanya terbatas untuk kalangan tertentu saja, agar bermanfaat secara nasional.

“Hasilkan suatu inovasi teknologi serta temuan-temuan yang bisa mengangkat nama bangsa dan juga bermanfaat bagi masyarakat baik di bidang pangan, industri dan juga kebutuhan sehari-hari,” kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Ia berpendapat, saat ini anggaran bagi peneliti di Tanah Air masih relatif kecil dibandingkan dengan yang dimiliki negara maju. Untuk itu, perlu dihasilkan suatu lembaga dewan riset yang berfungsi untuk mengoordinasikan aktivitas riset serta menciptakan inovasi.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, bersama-sama dengan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, menegaskan pentingnya pengembangan inovasi sektor pertanian nasional.

Saat mengunjungi Badan Penelitian dan Pengembanggan Pertanian Mekanisasi Pertanian di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (1/3), Mentan menegaskan, kalau ingin pertanian maju harus dengan mekanisasi, harus dengan teknologi.

Menurut Amran, sejumlah inovasi dalam alat mesin pertanian terbukti dapat mempercepat produksi dan meningkatkan produktivitas hingga sebanyak 40-50 persen.

Untuk itu, ujar dia, paradigma pengembangan sektor pertanian harus diubah dari metode tradisional menjadi mekanisme yang lebih modern dengan pendekatan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para petani.

Sementara itu, Menristekdikti mengemukakan, kawasan sains dan enjiniring pertanian moderen di Serpong merupakan kawasan yang ditunjuk Kementan untuk mengembangkan inovasi sektor pertanian.

M Nasir menambahkan, sinergi ini diharapkan bisa menciptakan swasembada yang lebih baik, meningkatkan efisiensi, dan mendapatkan nilai tambah bagi masyarakat.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan koordinasi ke depannya dapat benar-benar ditingkatkan, sehingga dapat betul-betul memberikan nilai tambah, serta agar warga dapat seluas-luasnya dapat menggunakan inovasi sektor pertanian tersebut.

Saat ini, Kawasan Sains dan Enjiniring Pertanian Moderen Serpong sudah membangun sejumlah infrastruktur penunjang seperti gedung galeri, rumah tanam terkendali berbasis teknologi informasi, penataan sistem irigasi mikro dan embung, serta penataan lahan dan jalan usaha tani guna mendukung komoditas padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabe, dan tebu. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.