Jadi Begal, Remaja Inggris Divonis 10,5 Tahun

211
Ilustrasi tahanan - Dokumentasi CDN

LONDON – Seorang remaja Inggris menjadi begal dengan menyemprotkan zat asam ke wajah enam pengendara sepeda motor. Aksi yang dilakukan selama dua jam tersebut menjadi bagian dari kejadian perampokan di London.

Pelaku aksi akhirnya  bisa dihadapkan ke meja hijau dan oleh hakim di vonis dipenjara selama 10,5 tahun pada Senin (12/3/2018). Adalah Derryck John (17) yang melakukan pelemparan cairan korosif kepada pengendara sepeda motor di jalanan Inggris.

Aksi dilakukan dengan tujuan membutakan korban sehingga bisa mencuri skuter milik korbanya. “Sudah berhasil melakukan aksinya sebanyak dua kali dan menyembunyikan kendaraan yang telah dicuri sebelum kembali mencoba melakukan lebih banyak perampokan,” ujar jaksa setempat saat mengajukan tuntutan.

Penggunaan zat asam dalam serangan jalanan di Inggris telah meningkat tajam dalam dua tahun terakhir. Hal itu mendorong pemerintah untuk membatasi penjualan asam sulfat dan melarang anak-anak membelinya.

John adalah penumpang sepeda listrik, yang dikendarai oleh orang tak dikenal, dan melakukan serangan di London Timur pada Juli lalu. “Salah satu korban telah kehilangan 30 persen penglihatannya yang tidak akan pernah pulih. Korban yang lain menyebut adanya rasa sakit dan sensasi terbakar pada saat kejadian dan terpaksa meninggalkan pekerjaan mereka sebagai akibat luka mereka,” ujar Bagian dari Layanan Kejaksaan Kerajaan Inggris Ramesh Patel.

Patel menyebut, jika mereka yang menjadi korban tidak memakai helm, semua luka para korban bisa menjadi lebih serius. Sementara Sersan Detektif James Leeks mengatakan, serangan zat asam menghancurkan kehidupan dan tidak memiliki tempat di masyarakat.

“Ini menghimbau kepercayaan bahwa setiap orang akan bersiap untuk melukai seseorang untuk hidup dan membiarkan mereka menjalani hidup dengan luka yang mengubah kehidupan demi telepon atau sepeda motor listrik,” demikian pernyataan tersebut.

John, yang tertangkap di kamera pengintai saat mengangkat helmnya di sebuah pompa bensin dijatuhi hukuman di Pengadilan Negeri Green Green. Vonis diberikan setelah mengakui sebagai pelempar zat asam. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.