Jelang Nyepi, Polsek Penengahan Siagakan Personel di Sejumlah Titik

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

444

LAMPUNG — Ratusan pemeluk Hindu Bali di sejumlah desa yang ada di kabupaten Lampung Selatan mulai melakukan upacara atau ritual Mecaru. Kegiatan tersebut digelar sebelum malam pelaksanaan Nyepi 1940 Saka yang tahun ini jatuh pada Sabtu (17/3).

Made Sudane, mangku yesi atau pinandita pemimpin upacara persembahyangan menyebutkan, upacara mecaru atau butha yadnya merupakan ritual untuk menetralisir serta mendapatkan keseimbangan dan keharmonisan di alam semesta.

Hubungan keharmonisan tersebut di antaranya antara manusia dengan sesama manusia (pawongan), manusia dengan alam semesta (palemahan) dan antara manusia dengan Sang Hyang Widhi Wase (Parahyangan). Pada upacara mecaru dilakukan di perempatan agung desa dengan membawa berbagai jenis banten atau sesaji.

Sementara itu, Kapolsek Penengahan Ajun Komisaris Polisi Enrico Donald Sidauruk menyebutkan, selain dibantu oleh beberapa pecalang atau petugas keamanan adat, setiap desa adat yang melakukan mecaru mendapat pengamanan oleh petugas kepolisian.

“Ada sekitar delapan desa adat yang sudah memberitahukan pelaksanaan kegiatan rangkaian Nyepi dari Mecaru hingga proses perarakan ogoh ogoh,” terang AKP Enrico D Sidauruk.

Disebutkan, pelaksanaan upacara keagamaan sebagian dilakukan di tepi jalan lintas Timur. Pelaksanaan perarakan ogoh ogoh sebagai simbol penyucian roh-roh jahat bahkan disebutnya akan diarak di sejumlah jalan.

Prosesi Mecaru
Prosesi Mecaru di perempatan agung dusun Yogaloka desa Sumur kecamatan Ketapang kabupaten Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
Berdasarkan pemberitahuan ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kecamatan Ketapang perarakan ogoh ogoh akan dilakukan sejak pukul 16.00 sebagian mulai pukul 17.00. Di sejumlah lokasi perarakan ogoh ogoh akan disiagakan sebanyak tiga personel ditambah bantuan dari anggota satuan lalu lintas Polres Lampung Selatan.

“Rangkaian pawai ogoh ogoh sebagian mempergunakan akses jalan lintas timur sehingga harus diamankan agar pawai berjalan dengan lancar,”bterang AKP Enrico D Sidauruk.

Berdasarkan pemberitahuan yang diterima Polsek Penengahan melalui PHDI kecamatan Ketapang ada sebanyak delapan desa adat akan menggelar pawai ogoh ogoh.

Beberapa desa adat yang menggelar pawai ogoh ogoh di antaranya Sidoluhur tiga buah, Sumber Nadi 10 buah, Legundi tiga buah, Yogaloka empat buah, Setia Darma dua buah, Sripendowo dua buah, Tridarmayoga tiga buah dan Bangunrejo dua buah.

Baca Juga
Lihat juga...