Jumlah Penduduk di Balikpapan Berkurang 120 Ribu

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

936

BALIKPAPAN — Setelah Kementerian Dalam Negeri melakukan validasi data, penduduk Kota Balikpapan tercatat berkurang hingga 120 ribu jiwa. Tidak hanyak di daerah tersebut, berkurangnya jumlah penduduk juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Jumlah penduduk Kota Balikpapan tahun 2017 tercatat yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga sebanyak 760 ribu orang. Dan, tiap bulannya mengalami pertambahan sekitar 2000-2500 orang.

“Setelah kita konfirmasi lagi ke pusat memang benar berkurang. Saya kira Balikpapan yang paling banyak berkurangnya, tapi ternyata masih ada daerah lain yang berkurang sekitar 500 ribu,” terangnya mendampingi Komisi I DPRD Balikpapan menerima kunjungan kerja DPRD Ponorogo, Rabu (14/3/2018).

Validasi data kependudukan yang dilaksanakan pemerintah pusat itu untuk memastikan data tersebut lebih jelas dan valid. Helmi mengatakan, berkurangnya jumlah salah satunya karena adanya data ganda.

“Memang benar warga kita banyak yang memiliki data ganda seperti sudah banyak warga yang melakukan perekaman KTP di daerah lain,” tukasnya.

Tidak hanya ditemukan warga yang melakukan perekaman ganda, menurutnya banyak data orang meninggal yang belum terhapus. “Ada data anomali kayak status pekerjaan buruh bangunan tapi usianya dah 45 tahun. Data anomali ini kita hapus,” beber Helmi.

Selain itu, Helmi mengatakan dalam pendataan penduduk agar lebih cepat dan mudah pihaknya juga bekerjasama dengan dengan 64 instansi secara online untuk pelayanan.

“Ada di 34 kelurahan, enam kecamatan, puskesmas dan lima OPD. Terakhir kita kerja sama dengan pihak Kemenag Balikpapan untuk kantor KUA. Jadi kita bisa ketahui data-data orang nikah melalui sistem online itu,” tambahnya.

Dia menambahkan kemudahan membuat akte kelahiran bagi bayi yang baru lahir juga mudah karena pembuatan akte bisa dilakukan di rumah sakit setempat sehingga datanya akan lebih lengkap karena pihak rumah sakit langsung menginputnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk