Jumlah Wisman ke Sumbar di Januari 2018 Merosot

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

239

PADANG — Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur pada Januari 2018 hanya mencapai 3.246 orang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat Sukardi mengatakan melihat jumlah wisman 3.246 orang pada bulan Januari 2018 itu, sangat jauh menurun jika dibandingkan pada bulan Desember 2017 lalu yakni sebesar 62,39 persen.

“Bulan Desember 2017 dulu wisman yang tercatat 8.630 orang. Lalu bila dibandingkan dengan Januari 2017, juga mengalami penurunan sebesar 19,69 persen,” ucapnya, ketika dihubungi Senin (5/3/2018) siang.

Ia memenyebutkan, salah satu penyebabnya, pada Desember 2017 yang merupakan penghujung tahun, wisman yang datang cukup untuk merayakan pergantian tahun dan perayaan natal di Sumatera Barat.

“Makanya di waktu Januari, wisman mengakhiri masa libur dan kembali ke daerah masing-masing,” tambahnya.

Sukardi juga menyebutkan, untuk tingkat menginap wisman naik 0,06 hari bila dibandingkan dengan Desember 2017 yang tercatat 1,42 hari.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada akomodasi lainnya bulan Januari 2018 tercatat selama 1,45 hari, naik 0,22 hari bila dibandingkan dengan Desember 2017 yang tercatat 1,23 hari,” jelasnya.

Sukardi
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat Sukardi /Foto: M. Noli Hendra

Untuk itu, TPK hotel berbintang di Sumatera Barat bulan Januari 2018 mencapai rata-rata 47,34 persen, atau mengalami penurunan 17,55 poin dibanding TPK bulan Desember 2017 sebesar
64,89 persen.

TPK akomodasi lainnya di Sumatera Barat bulan Januari 2018 mencapai rata-rata 28,55 persen, atau mengalami penurunan 13,47 poin dibanding bulan Desember 2017 sebesar 42,02 persen.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumatera Bart, Ian Hanafiah mengatakan, pada setiap awal tahun kunjungan wisman ke Sumatera Barat memang cendrung sedikit. Awal tahun wisman cenderung kembali ke daerah asalnya dan pada Maret atau April pengunjung akan kembali.

“Dengan adanya sejumlah pembenahan infrastrukur wisata di Sumatera Barat, membuat cukup banyak wisman tertarik untuk datang ke Sumatera Barat,” sebutnya.

Ia juga mengatakan, agen travel yang tergabung pada ASITA memiliki sejumlah paket wisata yang bisa ditawari kepada wisman. Melalui paket wisata yang disediakan itu, nantinya setiap agen travel akan mendatangkan para wisman secara berkelompok.

Baca Juga
Lihat juga...