Jusuf Kalla Meminta Anies Fokus Memimpin Jakarta

Editor: Satmoko

202

JAKARTA – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyatakan soal peluang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Joko Widodo di Pemilu Presiden mendatang. Menanggapi hal itu, JK sapaan akrabnya meminta Anies untuk fokus memimpin DKI Jakarta.

“Semua bisa, tapi sekarang Pak Anies Baswedan konsentrasi dulu jadi Gubernur DKI Jakarta),” ucapnya usai kegiatan jalan santai di Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018).

Menurut JK, salah satu ciri-ciri yang dianggap layak untuk mendampingi Jokowi ialah sosok yang sudah memiliki elektabilitas tinggi. Karena, dengan adanya elektabilitas, dia mampu membantu Jokowi untuk meraup suara sebanyak-banyaknya saat pemungutan suara di Pilpres 2019.

“Ya sudah banyak saran yang disampaikan. Siapa saja bisa menambah elektabilitas dan siapa yang bisa membantu,” tuturnya.

JK pun tidak bisa merekomendasikan Anies sebagai cawapres. Karena yang bisa merekomendasikan capres dan cawapres adalah partai politik.

“Itukan yang ngajuin partai-partai,” paparnya.

JK pun masih belum mau mengerucutkan kepada salah satu sosok. Pasalnya itu menjadi hak Jokowi dan para peserta pengusung. Dia hanya menyampaikan bahwa Jokowi masih punya banyak waktu untuk mempertimbangkan dan menyaring yang terbaik dari yang baik untuk para kandidat Cawapres yang bermunculan.

“Belum waktunya kita bicarakan. Masih cukup panjang waktunya,” ungkapnya.

Sedangkan Anies yang berada di samping pria kelahiran Sulawesi Selatan tersebut hanya tersenyum mendengar jawaban Jusuf Kalla. Dia pun tidak menanggapi pertanyaan yang telah dilontarkan oleh media.

Sebelumnya, Wakil Presiden H Muhammad Jusuf Kalla mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi kriteria sebagai calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. Namun, politikus senior Golkar itu menyarankan sebaiknya Anies fokus memimpin ibu kota.

 

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.