Kasatlantas Sikka Sosialisasikan Operasi Turangga Bagi Pengendara

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

378

MAUMERE — Kepolisian Resort (Polres) Sikka melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melaksanakan sosialisasi operasi Turangga 2018 kepada para pengendara di kota Maumere dan beberapa wilayah lainnya guna mencegah kecelakaan lalu lintas.

“Operasi keselamatan yang dilaksanakan selama 25 hari ini, untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan agar lebih sadar dan patuh saat mengendarai kendaraan di jalan raya,” tegas Kasat Lantas Polres Sikka Iptu Leyfrids D. Mada, SH, Rabu (7/3/2018).

Dikatakan Leyfrids, selama ini sejak adanya sosialisasi keselamatan dan operasi tertib berlalu lintas, tingkat pelanggaran menurun. Bisa dilihat para pengendara selalu mengenakan helm standar nasional Indonesia dan kecepatan saat berkendara pun masih normal sekitar 40 kilometer per jam.

operasi Turangga
Kasatlantas Polres Sikka Iptu Layfrids D.Mada,SH – Foto : Ebed de Rosary

Pengemudi mobil pun tambah Leyfrids, harus menggunakan sabuk pengaman, jaga kecepatan, jangan ada kelebihan muatan dan jangan membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. Juga jangan parkir di badan jalan, menggunakan knalpot racing dan melawan arus.

“Tempat sosialisasi kami adakan di terminal, pasar, sekolah, halte dan pangkalan ojek yang sering menjadi tempat berkumpul pengendara. Operasi Turangga berlangsung sejak tanggal 5 sampai 25 Maret 2018 dimana kami juga melibatkan Polwan Polres Sikka,” tuturnya.

Petrus Gode salah seorang pengendara yang ditemui Cendana News di taman kota meminta agar Satlantas Polres Sikka dalam melakukan operasi Turangga jangan hanya di dalam kota Maumere saja sebab pelanggaran lebih banyak di luar kota.

“Di kampung malah lebih parah lagi dimana orang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm, tidak memiliki lampu saat malam hari dan banyak pelat nomor yang sudah mati. Rata-rata pengendara motor tidak memiliki SIM dan STNK,” ucapnya.

Ditambahkan Petrus, banyak juga sepeda motor yang memiliki lampu warna-warni sehingga sangat mengganggu pengendara dari arah berlawanan saat malam hari dan bisa mengakibatkan kecelakaan.

“Polisi harus turun ke kecamatan dan melakukan razia atau operasi disana,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...