Kebakaran Pusat Perbelanjaan Rusia Tewaskan 64 Orang

292
Ilustrasi peta Rusia - Foto: Google Maps/Dok CDN

MOSKOW — Setidak-tidaknya, 64 orang tewas akibat kebakaran di pusat perbelanjaan di perkotaan Siberia, Kemerovo, kata penyelidik Rusia, Senin, dan beberapa korban tewas adalah anak-anak.

Salah satu kebakaran paling mematikan di Rusia sejak Uni Soviet pecah tersebut melalap lantai atas pusat perbelanjaan “Winter Cherry” pada Minggu sore, tempat kelompok bioskop dan tempat bermain anak-anak berada.

Layanan darurat mengatakan memadamkan kobaran api, namun kemudian mengatakan bahwa api menyala kembali dan penyelamat berusaha mencapai lantai atas gedung, karena atap telah runtuh. Rekaman televisi pada Senin menunjukkan asap hitam tebal membubung dari bangunan kuning.

Tidak jelas apakah ada yang belum ditemukan, tetapi 11 orang dirawat di rumah sakit, termasuk seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, yang dalam keadaan parah.

Pada Senin pagi, orang-orang telah mengirimkan permohonan di media sosial, mencari berita tentang kerabat atau teman mereka, dan pihak berwenang mendirikan pusat di sekolah dekat mal untuk menangani pertanyaan.

Anna Kuznetsova, Komisaris Hak Asasi Anak Rusia, mengatakan bahwa kebakaran itu disebabkan oleh ketidakcakapan penanganan dan memperingatkan bahwa ada banyak pusat perbelanjaan yang serupa.

“Daerah lain, bos dari mal lain harus mulai sekarang, tanpa menunggu untuk (rutin) memeriksa, bertanya pada diri sendiri: Sudahkah kita melakukan semua yang kita bisa untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi di sini,” kata Kuznetsova dalam pernyataan.

Pusat perbelanjaan, yang merupakan bekas pabrik kue, hanya memiliki sedikit jendela atau pintu.

Saksi mengatakan, alarm kebakaran telah mengalami malfungsi, dan banyak orang menyadari diri mereka terperangkap karena pintu keluar terkunci.

Rekaman video dari dalam mal setelah kebakaran terjadi menunjukkan sekelompok orang berada di tangga yang penuh asap, mencoba menghancurkan pintu keluar kebakaran yang macet. Beberapa orang telah melompat dari jendela atas untuk menghindari kebakaran.

Penyelidik negara, yang telah membuka penyelidikan kriminal terhadap kebakaran, mengatakan empat orang telah ditahan atas insiden kebakaran tersebut, termasuk para pemilik dan penyewa gerai di dalam mal.

Komite Investigasi Rusia, yang menangani kejahatan besar, mengatakan bahwa pihaknya berusaha menangkap pemilik mal itu untuk diinterogasi.

Teori utama yang terlihat adalah kebakaran itu disebabkan oleh korsleting listrik.Namun, Vladimir Chernov, wakil gubernur daerah tersebut, pada Minggu mengatakan kobaran api dimulai ketika seorang bocah membakar busa pada trampolin dengan menggunakan korek api di tempat bermain (Ant).

Baca Juga
Lihat juga...