Keluarga: Pemakaman Almarhum Probosutejo Dilakukan Secara Sederhana

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

526
Keponakan Almarhum Probosutedjo, Aryo Winoto. Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA — Pihak keluarga di Kemusuk menyatakan proses pemakaman Alm Probosutejo yang merupakan adik Presiden RI kedua, HM Soeharto akan dilakukan secara sederhana sebagaimana masyarakat pada umumnya.

Hal tersebut dilakukan sebagaimana kepribadian almarhum semasa hidup yang juga sangat sederhana.

“Prosesi pemakaman rencananya akan dilakukan nanti sore. Prosesinya ya seperti upacara pemakaman masyarakat pada umumnya. Sesuai dengan figur almarhum yang sederhana,” ujar pihak keluarga di Kemusuk, Aryo Winoto yang merupakan keponakan almarhum Probosutedjo, Senin (26/3/2018).

Dikatakan Aryo, Almarhum Probosutedjo meninggal pada Senin pagi pukul 07.00 WIB pada usia 87 tahun karena penyakit tua.

“Penyebabnya ya karena penyakit tua. Beliau juga mengidap kanker tenggorokan sekian lama,” katanya.

Setelah prosesi upacara pemakaman, pihak keluarga di Kemusuk rencananya juga akan menggelar pengajian untuk almarhum. Pengajian ini rencananya akan digelar selama 7 hari berturut-turut.

“Sebagaimana masyarakat beragama Muslim pada umumnya, kita rencananya akan mengelar pengajian selama tujuh hari berturut-turut. Ya sesuai dengan adat masyarakat sekitar,” jelasnya.

Hingga siang ini, suasana lokasi makam maupun kedianan almarhum Probosutedjo di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul semakin ramai.

Meski jenazah masih berada di Jakarta namun sudah mulai banyak pentakziah berdatangan untuk melayat. Sejumlah karangan bunga juga nampak terus berdatangan menghiasi halaman depan makam Somenggalan yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhir almarhum.

Baca Juga
Lihat juga...