Kembangkan Bawang Merah, Balikpapan Anggarkan Rp500 Juta

Editor: Irvan Syafari

296

BALIKPAPAN — Guna meningkatkan produksi bawang merah yang ditargetkan mampu swasembada, Pemerintah Kota Bersama DPRD Balikpapan sepakat menganggarkan Rp500 juta pada APBD murni 2018. Anggaran itu rencananya untuk pengembangan pertanian pada komoditas bawang merah dan satu wilayah yang dijadikan pilot project pertama.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Muhammad Taqwa menerangkan, dalam meningkatkan pertanian di kota yang bertajuk Madinatul Iman ini akan dikembangkan dan meningkatkan produksi komoditas bawang merah.

“Di anggaran murni APBD 2018 kita menganggarkan pola intensifikasi peningkatan pertanian, yang komoditasnya kebetulan kami tetapkan pada bawang merah,” paparnya saat ditemui Senin, (12/3/2018).

Untuk mengembangkan bawang merah itu, Balikpapan menunjuk satu Kawasan Balikpapan Timur sebagai pilot project.

“Kami akan menempatkan sebagai pilot project dulu sebagai upaya untuk mengembangkan pola pertanian dari komoditas bawang. Kami anggarkan sekitar Rp400-500 juta untuk diberikan kepada kelompok tani yang ada di wilayah Balikpapan Timur,” sebutnya.

Menurut Taqwa, pemberian bantuan untuk mengembangkan komoditas bawang merah pada tahun ini ke depannya Balikpapan bisa mengadopsi ilmu dari daerah sentra produksi seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi.

“Harapan kami kedepan kita bisa mengadopsi yang dikembangkan daerah sentra produksi seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur kemudian Sulawesi. Kita mendapat swasembada bawang untuk memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri,” tuturnya kepada media.

Selanjutnya bantuan yang akan diberikan itu nantinya stimulan ke kelompok tani seperti bibit, pupuk dan lainnya dalam membudidaya bawang merah.

“Alasan kami memberikan bantuan dalam pengembangan pertanian bawang merah karena Balikpapan memiliki potensi yang besar sehingga kami yakin Balikpapan mampu,” katanya dengan optimis.

Taqwa menambahkan bantuan ini untuk sementara untuk wilayah Balikpapan Timur dan menjadi pilot project. Apabila nantinya yang pertama ini berhasil kemungkinan dapat dikembangkan pada kawasan lainnya.

“Dan bantuannya sementara di Balikpapan timur, ini pilot project terlebih dahulu nanti sudah berhasil ke kawasan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, untuk wilayah Provinsi Kalimantan Timur daerah yang mengembangkan pertanian komoditas bawang merah adalah Balikpapan, Samarinda, Kabupatan Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara dan Paser. Dari daerah tersebut Kaltim baru mampu memenuhi sekitar 10-20 persen dari kebutuhan masyarakat.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.