Kolombia Gelar Pemilihan Bersejarah Anggota Kongres

254
ilustrasi peta Kolombia-Foto; Google Maps.

BOGOTA — Rakyat Kolombia pada Ahad (11/3) pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih anggota Kongres, dalam apa yang digembar-gemborkan oleh Presiden Juan Manuel Santos sebagai “pemilihan umum paling damai” dalam beberapa dasawarsa.

Pemilihan umum kali ini di Kolombia terlaksana berka pembicaraan perdamaian dengan kelompok gerilyawan negeri itu. Bekas kelompok pemberontak Angkatan Bersenjta Revolusioner Kolombia (FARC) sekarang menjadi Kekuatan Umum Pilihan Revolusioner, partai politik sayap-kiri yang memiliki calon untuk memperebutkan kursi Kongres.

Sementara itu, kekuatan gerilyawan terbesar kedua di Kolombia, Tentara Pembebasan Nasional (ELN) mengumumkan gencatan senjata sepihak tiga-hari guna memungkinkan pemungutan suara dilaksanakan tanpa peristiwa.

“Pemilihan umum ini akan menjadi yang paling tenang, paling damai yang kita orang Kolombia alami untuk waktu lama, dalam sejarah modern,” kata Santos, Senin (12/3). Ia menambahkan, “Tak satu tempat pemungutan suara pun harus dipindah karena alasan keamanan.” Santos, yang memberi suaranya di dekat Markas Pemerintah di Bogota tepat setelah pukul 08.00 waktu setempat, juga merayakan keikut-sertaan FARC dalam proses demokrasi tersebut.

“Pemilihan umum ini sangat spesial: Ini adalah untuk pertama kali dalam setengah abad bahwa FARC, bukannya menyabot pemilihan umum, tapi malah ikut dalam pemilihan umum, Hal ini sangat penting buat demokrasi kita, dan itu proses perdamaian yang sesungguhnya,” kata Santos.

Calon FARC, Jorge Torres Victoria , yang berperang dengan nama “Pablo Catatumbo”, memberi suara untuk pertama kali dalam hidupnya, dengan harapan bisa meraih satu kursi di Senat.

“Dalam 64 tahun umur saya, ini adalah untuk pertama kali saya melaksanakan hak saya untuk memilih, dan saya sangat bahagia dan sangat terharu untuk melaksanakannya demi perujukan negara kita,” kata Torres melalui Twitter.

FARC, yang menandatangani kesepakatan perdamaian dengan pemerintah 15 bulan lalu, dijamin untuk memperoleh 10 kursi Kongres, lima di Senat dan lima di Dewan Perwakilan Rakyat sebagai bagian dari kesepakatan perdamaiannya dengan pemerintah. Tapi bekas kelompok pemberontak tersebut bisa mengantungi lebih banyak kursi tergantung atas jumlah suara yang diperolehnya.

Lebih dari 36 juta warga Kolombia memenuhi syarat sebagai pemilih untuk memilih 166 anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan 102 senator di Kongres, yang bisa memulai sidang pada 20 Juli mendatang (Ant).

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.