banner lebaran

KPK: Baru 78 Persen Pejabat Negara Laporkan Kekayaan

Editor: Irvan Syafari

437
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah-Foto: Eko Sulestyono.

JAKARTA —- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak pernah bosan agar seluruh pejabat penyelenggara negara segera melaporkan harta kekayaannya. Mereka dapat melaporkan harta kekayaannya melaui sistem atau mekanisme Laporan Harta Kekayaan Pejabat Penyelenggara Negara (LHKPN).

Menurut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada sejumlah wartawan di Gedung KPK Jakarta menjelaskan bahwa jumlah total pejabat penyelenggara negara yang diwajibkan melaporkan LHKPN nya diperkirakan mencapai 315.561 orang.

Lanjut dia, hingga saat ini jumlah pejabat penyelenggara negara yang sudah melaporkan LHKPN nya per Desember 2017 kemarin diperkirakan berjumlah sekitar 210.816 orang. Jumlah tersebut rata-rata sudah mencapai sekitar 78 persen, jika dilihat berdasarkan persentase secara nasional.

Febri menjelaskan, KPK sebenarnya sudah berupaya melakukan berbagai upaya, termasuk di antaranya melalui sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) terkait perubahan tata cara atau aturan pelaporan dari sistem manual dengan menggunakan kertas, beralih dengan menggunakan sistem pelaporan secara elektronik.

Sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut sudah dilakukan oleh Deputi Pencegahan KPK mulai dari instansi Pemerintah Pusat hingga instansi Pemerintah Daerah (Pemda) mulai tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Dengan perubahan tersebut maka diharapkan akan lebih efisien karena dapat menghemat penggunaan kertas dalam bentuk dokumen. Selain itu penyampaian hasil laporan kekayaaan juga semakin cepat karena menggunakan teknologi internet.

“KPK selalu mengingatkan kepada seluruh pejabat penyelenggara negara tanpa kecuali untuk mematuhi aturan terkait pelaporan harta kekayaannya melalui mekanisme Laporan Harta Kekayaan Pejabat Penyelenggara Negara (LHKPN). Minimal harus dilaporkan setiap tahun.” kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Senin (26/3/2018).

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.