KPK Kembali Periksa Keponakan Setya Novanto

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah - Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo yang juga merupakan keponakan Setya Novanto, mantan Ketua Komisi II DPR RI.

“Penyidik KPK kembali melakukan pemeriksaan, hingga sore ini pemeriksaan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo masih berlangsung” jelas Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Disebutkan, Irvanto diduga ikut terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus perkara proyek pengadaan e-KTP. Tersangka diketahui sejak awal mengikuti proses lelang tender melalui sebuah perusahaan yang kemudian tergabung dalam konsorsium PT. Murakabi Sejahtera.

Menurut penyidik Iravanto merupakan salah satu orang penting yang mengetahui terkait aliran dana yang diduga berasal dari proyek e-KTP. Tersangka merupakan salah satu orang kepercayaan Setya Novanto yang bertuga menyimpan uang dalam bentuk Dolar Amerika atau USD.

Irvanto diduga sudah sejak awal mengetahui adanya pemberian commitment fee terkait permintaan uang sebesar lima persen, uang tersebut diyakini sebagai suap untuk memuluskan pengesahan atau persetujuan anggaran proyek pengadaan e-KTP yang diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2011 hingga 2012.

“Tersangka Irvanto selama ini diduga telah menerima sejumlah uang yang diduga sebagai suap atau gratifikasi terkait e-KTP sebesar 3,5 juta Dolar Amerika (USD), kemudian uang tersebut secara bertahap diberikan kepada Setya Novanto, selain itu tersangka lainnya yaitu Made Oka Masagung juga diduga telah menyerahkan sejumlah uang senilai 3,8 juta USD kepada Setya Novanto” pungkas Febri Diansyah.

Lihat juga...