KPK Panggil 4 Sebagai Saksi untuk Tersangka Emirsyah Satar

Editor: Irvan Syafari

271
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di Gedung KPK-Foto: Eko Sulestyono.

JAKARTA —– Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali memanggil dan memeriksa 4 dalam kapasitasnya sebagai saksi. Mereka akan bersaksi dalam kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yaitu penerimaan suap atau gratifikasi untuk tersangka Emirsyah Satar, mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat menggelar acara jumpa pers di Gedung KPK Jakarta menjelaskan, keempat saksi tersebut masing-masing adalah Le Roy Usmani, Purwanto, Suharta Herman Budiman dan Tience Sumartini. Pemeriksaan tersebut merupakan rangkaian penyelidikan atau pengembangan kasus korupsi yang menjerat Emirsyah Satar.

“Penyidik KPK telah selesai melakukan pemeriksaan empat orang dalam kapasitasnya saksi untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar), dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembelian mesin dan pengadaan pesawat di PT Garuda Indonesia (Persero),” kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Hingga saat ini penyidik KPK secara resmi telah menetapkan 2 orang sebagai tersangka, masing-masing Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo. Mereka diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan sejumlah mesin pesawat buatan Rolls Royce dan pembelian sejumlah pesawat penumpang komersial buatan Airbus.

Menurut Febri keempat saksi yang dipanggil dan dimintai keterangan tersebut berasal dari latar belakang atau profesi yang berbeda. Le Roy Osmani berasal dari unsur seniman atau artis, Prijastono Purwanto merupakan Vice Persident (VP) Service Planning & Development PT Garuda Indonesia (Persero). Sementara Suharta Herman Budiman berasal dari PT Samuel Sekuritas Indonesia dan Tience Sumartini yang berasal dari unsur swasta.

Meskipun keempat saksi tersebut telah selesai menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK, namun hingga saat ini Febri belum bersedia memberikan keterangan secara rinci atau detil terkait materi seputar pemeriksaan. Yang jelas keterangan saksi-saksi guna melengkapi berita acara pemeriksaan untuk tersangka Emirsyah Satar.

Tersangka Emirsyah Satar diduga telah menerima sejumlah uang yang diduga sebagai suap atau gratifikasi yang diperkirakan sebesar 4 juta Dolar Amerika (USD). Perinciaannya masing-masing Rp1,2 juta Euro dan 180 ribu Dolar Amerika, kemudian juga aset atau properti yaitu senilai 2 juta yang tersebar di Jakarta dan Singapura.

Pembelian sejumlah uang maupun aset tersebut diketahui melalui seorang pengusaha yang juga rekan bisnis Emirsayah Satar yang bernama Soetikno Soedarjo. Uang dan aset properti tersebut diyakini berasal dari perusahaan pembuat mesin pesawat Rolls Royce asal Inggris dan juga dari perusahaan pembuat pesawat penumpang komersial milik konsorsium Uni Eropa yaitu Airbus.

Baca Juga
Lihat juga...