KPK Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Bupati Lampung Tengah

Editor: Koko Triarko

214
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah. –Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) kasus suap yang menjerat Mustafa, Bupati Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, mengatakan, sejumlah saksi kembali diperiksa penyidik KPK untuk tersangka J Natalis Sinaga, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah.

“Kesaksian mereka untuk melengkapi berkas perkara pemeriksaan terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Lampung Tengah”, jelasnya di Gedung KPK Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Saksi-saksi yang diperiksa KPK tersebut adalah Zainuddin, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Andri Kadarisman dan Aan Riyanto (Pegawai Negeri Sipil) serta Erwin Mursalim, seorang pengawal pribadi Bupati Lampung Tengah.

Keempat saksi tersebut sebenarnya tidak terlibat secara langsung dalam kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Lampung Tengah. Namun, keterangannya dibutuhkan oleh penyidik KPK untuk kebutuhan pengembangan penyelidikan terkait aliran dana yang diduga diterima tersangka J Natalis Sinaga.

Hingga saat ini, penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus perkara suap untuk memuluskan proposal pengajuan pinjaman dana kepada PT. SMI sebesar Rp300 miliar.

Bupati Lampung Tengah Mustafa diduga memerintahkan bawahannya untuk menyuap sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, agar mengesahkan atau menyetujui terkait proposal pinjaman tersebut.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berencana akan mengajukan pinjaman kepada PT SMI untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan infrastruktur melalui Dinas Pejerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Tengah.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah untuk mendapatkan pinjaman tersebut harus mendapatkan persetujuan dari Anggota DPRD setempat.

Diduga ada sejumlah oknum Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah telah menerima sejumlah uang yang diduga sebagai suap atau gratifikasi.

Baca Juga
Lihat juga...