KPK Periksa Sejumlah Saksi Tersangka Suap di PN Tangerang

Editor: Koko Triarko

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah. –Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA – Sejumlah saksi dari pihak Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, hari ini dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) suap atau gratifikasi, dengan tersangka Wahyu Widya Nurfitri, oknum hakim PN Tangerang, Provinsi Banten.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (20/3/2018), membenarkan terkait pemanggilan atau pemeriksaan tersebut.

Uang suap yang diterima tersangka WWN diperkirakan mencapai Rp30 juta, dengan perincian masing-masing Rp7,5 juta merupakan pemberian pertama, sedangkan Rp22,5 juta pemberian yang kedua.

Setidaknya, ada tiga orang saksi yang dipanggil, yakni Ketua PN Tangerang Muhammad Damis, Yuferry F. Rangka (hakim) dan Yusuf Supendi Hasyim dari unsur pengacara atau advokat. Keterangan sejumlah saksi tersebut diperlukan penyidik KPK untuk melengkapi berkas pemeriksaan untuk tersangka WWN.

“KPK memanggil sejumlah saksi, untuk WWN (Wahyu Widya Nurfitri), oknum hakim yang bekerja di PN Tangerang, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap atau gratifikasi”, kata Febri Diansyah.

Pada saat yang hampir bersamaan, penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka penyuap hakim WWN. Mereka tampak terlihat mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye.

Kedua tersangka tersebut masing-masng AW (Agus Winarto) dan H.M. Saipuddin. Keduanya sama-sama berprofesi sebagai pengacara atau advokat. Uang suap tersebut diduga diberikan kepada tersangka WWN melalui perantaraan tersangka TA (Tuti Atika), seorang oknum pejabat panitera pengganti PN Tangerang, Banten.

Lihat juga...