KPK Sita Kendaraan Bupati Hulu Sungai Tengah

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

308
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah - Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Sejumlah kendaraan milik Bupati Hulu Sungai Tengah (Kalimantan Selatan) non aktif Abdul Latief disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena diduga berasal dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Kendaraan tersebut dijadikan sejumlah barang bukti terkait hasil pengembangan penyelidikan pasca Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan petugas KPK beberapa bulan yang lalu,” sebut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Dijelaskan, kendaraan tersebut dibeli secara bertahap dari hasil imbal balik atas perizinan sejumlah proyek strategis di lingkungan Pemkab. Salah satunya, pembangunan dan perluasan Rumah Sakit Umum Daerah Damanhuri.

Disebutkan, sedikitnya ada delapan mobil dan delapan motor yang disita dan dalam waktu dekat kendaraan tersebut akan segera dibawa ke Jakarta.

Delapan unit kendaraan roda empat atau mobil yang dibawa KPK masing-masing 2 Jeep Rubicon, 2 Jeep Hummer, 1 Cadillac Escalade, 1 Toyota Alphard Vellfire, 1 BMW Sport dan 1 Jeep Lexus SUV. Sementara delapan kendaraan roda 2 atau motor yang disita masing-masing 4 Harley Davidson, 1 BMW, 1 Ducati, dan 2 unit motor trail KTM.

Disebutkan juga, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mencari sejumlah bukti-bukti baru kasus korupsi yang menjerat Abdul Latief.

Baca Juga
Lihat juga...