KSKP Bakauheni Amankan Ganja 16 Kg

Editor: Koko Triarko

404

LAMPUNG — Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan Satnarkoba Polres Lampung Selatan yang bertugas di seaport interdiction (SI), berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika golongan I jenis ganja.

Berdasarkan pemeriksaan petugas, narkotika jenis ganja tersebut ditemukan dalam kendaraan truk ekspedisi asal Medan Sumatera Utara dengan nomor polisi B 9272 TYT warna hitam kombinasi.

Saat dilakukan pemeriksaan, dalam dua kardus paket asal Medan Sumatera Utara tersebut, ditemukan masing-masing delapan paket ganja paket terbungkus lakban warna coklat.

Kepala KSKP Bakauheni, AKP Trisno Sigit memperlihatkan barang bukti paket narkotika jenis ganja sebanyak 16 paket dalam kendaraan ekspedisi [Foto: Henk Widi]
Septian (23), asal Pekanbaru, Provinsi Riau, yang sudah lima tahun menjadi pengemudi salah satu perusahaan ekspedisi tersebut, mengaku tidak mengetahui isi dua kardus paket tersebut.

Namun berdasarkan surat pengiriman, dua kardus paket dikirim dari Medan akan dikirim ke Jakarta Timur. Ia juga mengaku baru pertama kali kendaraan ekspedisi asal Sumatera tujuan Jawa yang akan menyeberang dari Bakauheni menuju Merak tersebut kedapatan membawa narkotika jenis ganja dalam kardus.

Barang paket lain yang dibawa berupa peralatan senter selam dalam kendaraan ekspedisi juga turut dibawa bersama dua paket kardus berisi ganja tersebut.

Kepala KSKP Bakauheni Polres Lamsel, Ajun Komisaris Polisi Trisno Sigit, menyebut saat petugas KSKP Bakauheni dan Satnarkoba melakukan pemeriksaan rutin ditemukan paket mencurigakan dalam dua kardus tersebut. Dalam paket tersebut dibungkus dengan karung warna putih dengan alamat tujuan berbeda di wilayah Jakarta Timur. Kondisi paket kardus terbungkus karung yang berbobot berat dengan aroma asam jawa begitu menyengat, sehingga petugas nyaris terkecoh.

“Saat kita lakukan pemeriksaan dengan membongkar dua paket tersebut, di dalamnya memang berisi asam jawa dan juga keramik dan saat diperiksa lebih lanjut paket ganja masing-masing delapan paket setiap kardus,” terangnya, Rabu (28/3/2018)

Setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap paket tersebut, ternyata ditemukan 16 bungkus daun ganja kering siap edar. Berdasarkan hasil penimbangan, setiap bungkus ganja tersebut berisi sebanyak 1 kilogram ganja kering, sehingga total 16 kilogram ganja.

Modus pengemasan narkotika jenis ganja yang dibungkus dalam paket dengan disamarkan dengan keramik dan asam jawa diperkirakan untuk mengelabui petugas.

Hasil pengamanan dua paket berisi daun ganja kering tersebut diakuinya masih akan ditelusuri sesuai dengan alamat tujuan paket. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami dan menyelidiki pengiriman narkotika jenis ganja yang akan dibawa dari Pulau Sumatera ke Jakarta tersebut.

Polisi juga masih terus memburu pemilik dan penerima dua paket kardus berisi masing-masing delapan bungkus daun ganja kering tersebut.

“Masih dilakukan pengembangan untuk memburu penerima paket ganja  sesuai alamat yang tertera di paket termasuk penyelidikan kepemilikan barang haram tersebut,” terang AKP Trisno Sigit.

Setelah pengamanan paket narkotika jenis ganja tersebut, pemeriksaan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni semakin diperketat.

Sejumlah kendaraan yang akan membeli tiket di pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan untuk menyeberang ke Pulau Jawa menggunakan kapal laut bahkan mendapat pemeriksaan dari petugas KSKP Bakauheni dan Satnarkoba Polres Lamsel di area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.