Lusa, PSIM Yogya Diagendakan Jajal PSCS Cilacap

Editor: Irvan Syafari

182
Erwan Hendarwanto, Pelatih PSIM Yogya-Foto: Sodik.

YOGYAKARTA –– PSIM Yogyakarta tak menyia-nyiakan waktu yang tersedia untuk mematangkan persiapan tim jelang kick off Liga 2 2018. Salah satunya mengagendakan uji coba dengan sejumlah tim guna melihat kesiapan Laskar Mataram.

Meski begitu, mencari calon lawan sparing di tengah mepetnya waktu bukanlah perkara mudah. Skuad asuhan Erwan Hendarwanto pun harus bersabar mencari calon lawan. Hingga saat ini, baru PSCS Cilacap yang siap bertanding melawan PSIM.

Duel kontra kontestan Liga 3 itu bakal digelar di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap pada Minggu (25/3/2018) mendatang. “Kami away ke sana. Sejauh ini baru PSCS yang sudah pasti,” ucap Erwan, Jumat (23/3/2018).

Erwan mengungkapkan, Laskar Nusakambangan, julukan PSCS merupakan tim yang paling memungkinkan menjadi lawan sparing Laskar Mataram. Meski bakal bertanding di Liga 3, namun PSCS merupakan kontestan Liga 2 yang terdegradasi. Bahkan kedua tim sempat pertemu di babak play off musim lalu.

Dengan kodisi itu, Erwan yakin PSCS masih cukup bertaji dan layak menjadi lawan tanding tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident. “Mereka tim yang siap. Tim lain dari Liga 1 dan Liga 2 hanya tinggal pemantapan saja,” katanya.

Erwan mengungkapkan, sebelumnya memang pernah ada beberapa tawaran uji coba yang datang baik dari tim Liga 1 maupun Liga 2. Namun, tawaran itu terpaksa ditolak karena saat itu PSIM belum lagi mempersiapkan tim untuk mengikuti kompetisi Liga 2 musim 2018.

“Mau tidak mau, ya kita tolak karena kami belum punya tim. Kami akui memang terlambat, saat ini masih persiapan, tim lain sudah pematangan. Jadi sekarang kami kebut persiapannya,” terang pelatih asal Magelang tersebut.

Ia menambahkan, sebelum kompetisi resmi bergulir pihaknya ingin Laskar Mataram setidaknya melakoni tiga kali uji coba. Karena itu, pihaknya masih mencari dua tim selevel untuk menjadi lawan tanding setelah menjajal kekuatan PSCS, akhir pekan ini.

“Inginnya tiga kali. Nanti formatnya dua kali, tandang satu kali, kandang satu kali. Atau kalau memang tidak memungkinkan bisa juga dua kali kandang dan satu kali tandang. Kita lihat tim mana yang nanti bisa,” pungkasnya

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.