Manfaatkan Gerobak Rakyat Damandiri, Santoso Buka Warung Bakso di Depan Rumahnya

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

327

YOGYAKARTA — Gerobak Rakyat Damandiri menjadi salah satu program terbaru Yayasan Damandiri dalam upaya melakukan pemberdayaan sekaligus pengentasan kemiskinan melalui program Desa Mandiri Lestari di tahun 2018 ini.

Untuk kali pertama program Gerobak Rakyat Damandiri ini diterapkan di Desa Krambilsawit, Saptosari, Gunungkidul yang merupakan Desa Mandiri Lestari ke-empat yang ada di DIY, binaan Yayasan Damandiri.

Sebanyak 50 gerobak usaha diberikan Yayasan Damandiri dalam bentuk hibah kepada KUD Sehat Hijau Sejahtera Mandiri Krambilsawit untuk nantinya dipinjamkan secara bergulir kepada warga miskin desa Krambilsawit.

Gerobak Rakyat Damandiri
Ketua Yayasan Damandiri Subiyakto Tjakrawerdaja memberikan selamat kepada Santoso penerima bantuan Gerobak Rakyat Damandiri -Foto: Jatmika H Kusmargana

Selain diberikan pinjaman gerobak usaha, melalui program Gerobak Rakyat Damandiri ini warga kurang mampu juga diberikan bantuan modal usaha dalam bentuk barang dagangan senilai Rp1,7 juta per orang.

Salah satu penerima bantuan Gerobak Rakyat Damandiri itu adalah Santoso, warga dusun Ngondelkulon, Krambilsawit, Saptosari, Gunungkidul. Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bakso keliling ini mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut.

Selain tetap bisa berjualan bakso keliling, kini ia juga dapat membuka warung di depan rumahnya memanfaatkan Gerobak Rakyat Damandiri tersebut. Pasalnya selama ini istrinya hanya berada di rumah dan tidak bekerja atau mendapatkan penghasilan.

“Rencananya mau untuk jualan di depan rumah. Alhamdulillah, senang sekali, mudah-mudahan bisa menambah pemasukan ekonomi keluarga,” katanya.

Selain program Gerobak Rakyat Damandiri, Santoso juga mengaku menyambut baik adanya program pinjaman modal usaha yang diberikan Yayasan Damandiri melalui Unit Tabur Puja, KUD SHS Mandiri Krambilsawit.

Gerobak Rakyat Damandiri
Titiek Soeharto dan Ketua Yayasan Damandiri Subiyakto berbincang dengan Santoso penerima bantuan Gerobak Rakyat Damandiri -Foto: Jatmika H Kusmargana

Adanya pinjaman modal tersebut dinilai akan sangat membantu pengembangan usaha kecil milik warga desa seperti dirinya. Selain mengedepankan asas gotong-royong dan kekeluargaan karena berbentuk koperasi, pijaman juga mudah diakses serta memiliki bunga cukup ringan.

“Ada rencana untuk memanfaatkan, karena ingin mengembangkan usaha jualan bakso saya,” katanya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk