Mayjen Madsuni: Ke Depan, Tugas Kopassus, Berat

Editor: Koko Triarko

471

JAKARTA – Korps Pasukan Khusus (Kopassus) menggelar acara serah terima jabatan Komandan Jenderal Kopassus yang dimulai pukul 09.00 WIB di Markas Komando Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (23/3/2018).

Diawali penyerahan pasukan dari Danjen Kopassus yang lama, Mayjen TNI Madsuni, kepada pejabat baru, Mayjen TNI Eko Margiyono

Acara penyerahan pasukan diawali dengan atraksi sniper dengan menembak runduk yang menyasar dua boneka yang telah disiapkan di sudut kanan area lapangan. Tak lama, pasukan berseragam hitam-hitam dengan gagahnya beraksi di atas motor. Kemudian di susul pasukan berseragam loreng berlarian dan berbaris di lapangan.

Mayjen TNI Madsuni dan Danjen Kopassus Mayjen TNI, Eko Margiyono, memasuki lapangan upacara. Keduanya menuju podium yang berada di depan pasukan.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Madsuni mengucapkan terima kasih kepada pasukan Kopassus atas kesetian, loyalitas, dedikasi dan kerja kerasnya dalam melaksanakan tugas  fungsinya dengan baik.

“Selama hampir satu setengah tahun, saya bertugas sebagai Danjen Kopassus, tugas-tugas Kopassus telah dilaksanakan dengan baik. Ini berkat loyalitas dan dedikasi semua anggota kesatuan Kopassus,” kata Madsuni.

Pada kesempatan ini, Madsuni juga mengucapkan banyak terima kasih kepada sesepuh Kopassus yang telah banyak memberikan bimbingan dan dukungan, dalam rangka memajukan Kopassus. Seperti ide dan pemikiran menghidupkan kembali pertempuran hutan, pertempuran perkotaan, rekor MURI, dan sukses meraih juara lomba tembak pada 2017.

Menurutnya, saat ini Kopassus tengah mengembangkan kemajuan dan keterampilan prajurit melalui pelatihan yang merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seluruh prajurit Kopassus. Seperti pertempuran hutan dan pertempuran perkotaan.

Pengembangan pelatihan ini didukung peralatan canggih modern, sehingga mampu menghadapi tantangan tugas ke depan. “Saya berpesan kepada seluruh anggota satuan Kopassus, agar apa yang telah dicapai tetap dijaga karena tantangan tugas ke depan tidak ringan,” tegas Madsuni.

Madsuni pun mengingatkan, dengan perkembangan dinamika global yang bergulir sangat cepat, sehingga diperlukan antisipasi secara cepat, tepat, dan pragmatik dari pasukan Kopassus.

Untuk itu, Madsuni berpesan agar prajurit Kopassus terus berlatih hingga Kopassus siap, manakala tugas negara memanggil demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Danjen Kopassus baru, Mayjen TNI Eko Margiyono, juga berterima kasih kepada mantan pimpinannya. Eko menilai, Madsuni telah banyak mengharumkan Kopassus dalam tugas dan perlombaan. Seperti menghidupkan kembali pertempuran hutan, pertempuran perkotaan, sekor Muri, dan sukses meraih juara lomba tembak 2017.

Eko juga mengatakan, banyak gagasan dan ide yang akan dilakukan dalam rangka kemajuan Kopassus. “Saya ucapkan terima kasih kepada Mayjen Madsuni, semoga saya bisa melanjutkan tongkat estafet ini,” ujar Eko.

Eko juga berharap, dukungan dari seluruh prajurit Kopassus dalam menjalankan amanah sebagai Danjen Kopassus.

Penyerahan pasukan satuan Kopassus ini juga hadir sejumlah tokoh mantan Korps Baret Merah. Di antaranya, Agum Gumelar, Luhut Binsar Pandjaitan, Letjen Herindra dan sejumlah mantan Danjen Kopassus.

Pada Kamis (22/3/2018), telah dilakukan upacara penyerahan Danjen Kopassus di Mabes Besar Angkatan Darat (MABESAT). Kemudian hari ini, Jumat (23/3/2018) dilanjutkan dengan upacara penyerahan pasukan Kopassus.

Hingga di putaran akhir acara ini, dimeriahkan berbagai atraksi para prajurit Kopassus.

Terlihat di bawah naungan langit biru Markas Komando Kopassus melintas sebuah unit helikopter MI 17. Tak lama kemudian, para penerjun payung yang merupakan prajurit andal beraksi di atas udara hingga mendarat dengan mulus.

Atraksi pawang ular yang diperagakan para prajurit Kopassus begitu menghentakkan nafas. Ada pun atraksi lainnya yang memukau adalah senam ‘young komando’. Gerakannya begitu lembut. tapi penuh kekuatan tenaga yang disalurkan.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.