Menikmati Sensasi Oemah Bamboe di Lereng Gunung Merapi

Editor: Satmoko

519

SOLO – Kawasan wisata di Gunung Merbabu dan Merapi, Boyolali, Solo, Jawa Tengah, kian menarik setelah adanya penataan berbagai objek wisata yang dikelola oleh masyarakat sekitar.

Jika sebelumnya sudah ada Gancik Hill Top, sebagai jendela eksotisme Gunung Merbabu-Merapi, kini ada satu objek wisata yang tak kalah menarik. Panorama dan keindangan alam di dua gunung yang bersebelahan ini masih menjadi daya tarik wisatawan untuk bisa menikmati akhir pekan bersama keluarga maupun rekan sejawat.

Satu eksotisme alam ini ditawarkan melalui Oemah Bamboe, yang berada di New Zelo, tepatnya kaki Gunung Merapi. Objek wisata ini masih sedesa dengan Gancik Hill Top, yakni di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Menurut salah satu penjaga tiket, Ngadiyo mengatakan, Oemah Bamboe ini sudah dibangun sejak 2016 lalu.

Ngadiyo, petugas jaga loket Oemah Bamboe. Foto: Harun Alrosid

Pembangunan objek wisata yang satu ini pun dikelola oleh pribadi, yakni salah satu warga di Kecamatan Selo. Menurutnya, sejak selesai dibangun, Oemah Bamboe tak pernah sepi pengunjung, terutama  yang ingin menikmati udara segar gunung Merapi beserta keindahan alamnya.

“Kalau hari biasa, rata-rata sekitar 80-100 pengunjung. Tapi kalau akhir pekan atau hari libur nasional bisa 500 pengunjung per harinya,” ucapnya saat ditemui Cendana News, Minggu (18/3/2018).

Berada di ketinggian 1780 MDPL, Oemah Bamboe menjadi salah satu destinasi yang menarik sekaligus menantang adrenalin. Sebab, selain harus menempuh jalan menanjak jalur pendakian Gunung Merapi, pengunjung juga dihadapkan dengan pemandangan di atas ketinggian.

Hal ini mengingat gazebo maupun anyaman Oemah Bamboe yang ada berada di ketinggian lebih dari 5 meter. Bahkan, ada bangunan menara yang ketinggiannya sekitar 15 meter, sehingga terpaan angin di atas menara terasa cukup kuat. Objek wisata yang satu ini pun mengandalkan cuaca.

“Kalau hujan biasanya tidak banyak yang berkunjung. Kadang kendalanya juga saat kabut turun, pemandangan alam jadi tertutup,” ungkap dia.

Suasana pemandangan eksotisme Gunung Merapi dari menara Oemah Bamboe. Foto: Harun Alrosid

Untuk bisa menikmati sensasi Oemah Bamboe kaki Gunung Merapi ini pengunjung dibebankan membayar tiket. Untuk satu orang dewasa, harga tiket masuk objek wisata yang sudah tidak asing lagi di Boyolali itu adalah Rp 10.000. “Selain menikmati alam, kami juga sediakan warung kopi, yang juga menyajikan kopi asli dari Merapi,” imbuhnya.

Sebagai salah satu destinasi wisata yang dikelola swadaya ini, Oemah Bamboe memiliki daya tarik tersendiri. Tak sedikit pengunjung yang “jatuh cinta” dengan eksotisme alam yang disajikan. Tak hanya suasana gunung yang melekat, pemandangan permukiman di sekitar Selo juga tampak dari menara Oemah Bamboe.

“Menarik, karena memang berada di atas ketinggian. Pastinya menantang dan seru kalau bisa bermain dan swafoto dengan teman-teman,” ucap Dwi Prasetyo, salah satu pengunjung asal Yogyakarta.

Baca Juga
Lihat juga...