Mental Drop, PSS Bidik Kemenangan Lawan PSMS

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

251

SLEMAN — PSS Sleman mengawali laga pramusim dengan hasil mengecewakan. Dua kali meladeni tim Liga 1, dua kali pula tim berjuluk Super Elang Jawa menuai kekalahan. Yang pertama dialami saat menjamu Persebaya Surabaya. PSS takluk dengan skor telak 1-4.

Tiga hari lalu, PSS kembali menjajal kekuatan tim Liga 1, Bhayangkara FC. Seperti laga sebelumnya, PSS kembali takluk 0-2 di depan pendukung sendiri. Minggu (4/3/2018) besok, Super Elang Jawa kembali dijadwalkan meladeni tim Liga 1, PSMS Medan dan ditarget meraih kemenangan.

Meski begitu, keinginan kubu tuan rumah untuk meraih kemenangan tidak akan mudah direalisasikan. Dua kekalahan dari Persebaya dan Bhayangkara, cukup membuat drop mental bertanding anak asuh Herry Kiswanto.

“Target kami tentu saja bisa meraih kemenangan, apalagi kami bermain di depan pendukung sendiri,” ucap asisten manajer PSS Dewanto Rahadmoyo, Jumat (2/3/2018).

Dewanto mengakui, dua kekalahan memberi pekerjaan rumah bagi tim pelatih. Di mana tim pelatih harus segera membenahi mental bertanding skuad kebanggaan Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania. Belum lagi, dua pemain diragukan tampil yakni Adi Nugroho yang terganggu di betisnya dan Dave Mustaine yang perlu istirahat.

“Dua kekalahan meninggalkan PR soal mental bertanding Tapi itu tidak masalah, yang terpenting prosesnya. Apalagi lawan yang dihadapi memang lebih baik dari kami,” katanya.

Pria yang akrab disapa Dewo mengungkapkan, selain PR mental, kekalahan dari Persebaya dan Bhayangkara juga membawa sisi positif. Dari dua laga itu, tim pelatih dapat melihat jelas kekurangan yang dimiliki tim. “Hasil positifnya memang ada proges dalam tim,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Jaguar Tominangi mengatakan, persiapan ujicoba melawan PSMS sudah berjalan. Izin pertandingan telah dikeluarkan pihak kepolisian. Untuk laga kontra PSMS, Panpel akan mencetak 25 ribu lembar tiket dengan rincian harga yang sama.

Bagi penonton di tribun belakang gawang, hara tiket dijual Rp25 ribu per lembar. Sedangkan penonton di tribun timur Rp 40 ribu dan penonton di tribun barat harus menebus tiket dengan uang sebesar Rp60. Tiket bisa dibeli mulai jam 12.00 siang di stadion. Sedangkan gerbang dibuka dua jam sebelum ‘kickoff’ pertandingan.

Pertandingan yang digelar akhir pekan diharapkan lebih banyak disaksikan penonton. Pihaknya merinci, saat pertandingan tengah pekan lalu penonton belum sesuai harapan. Saat menjamu Bhayangkara FC, hasil penjualan tiket hanya sebesar Rp200an juta, jauh di bawah penjualan tiket laga kontra Persebaya yang mencapai Rp800 juta.

Baca Juga
Lihat juga...