Milik Pemkab Sikka, Unipa Diminta Laporkan Audit Keuangan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

917

MAUMERE — Sebagai Sebuah lembaga pendidikan tinggi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, Universitas Nusa Nipa (Unipa) melalui yayasan Nusa Nipa selaku pengelolanya harus melaporkan hasil audit oleh lembaga independen setiap tahun kepada Pemkab Sikka.

“Sesuai dengan aturan, yayasan harus melaporkan laporan keuangannya ataupun hasil audit setiap tahunnya kepada Pemkab Sikka sebab Unipa adalah asset Pemkab Sikka. Selanjutnya Bupati Sikka akan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui DPRD Sikka,” tegas Faustinus Vasco, anggota DPRD Sikka, Kamis (15/3/2018).

Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perbendaharaan Negara menyaratkan bahwa setiap aset negara harus dipertanggungjawabkan. Unipa ini adalah asset pemerintah, maka itu sudah menjadi kewajiban bagi yayasan untuk mempertanggungjawabkannya kepada pemerintah.

“Hingga saat ini belum ada agenda pemanggilan terhadap bupati soal Unipa. Namun dalam beberapa kesempatan sudah ada pembicaraan mengenai Unipa termasuk juga soal pertanggungjawaban keuangan,” jelasnya.

Sementara itu, kordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus, SH saat ditanyai media menegaskan bahwa sudah saatnya di audit sebab Unipa itu lembaga pendidikan, yang berarti lembaga publik.

“Kalau sekarang ini masyarakat mendesak supaya harus ada pertanggung jawaban pengelola keuangan dan lain-lain, maka cara yang tepat adalah dengan audit. Dari audit maka akan kita lihat apakah ada penyimpangan keuangan daerah dan apakah ada penyimpangan dalam manajemen pengelolaan pendidikan itu,” ungkapnya.

Anggota DPRD Sikka, Faustinus Vasco. Foto : Ebed de Rosary
Anggota DPRD Sikka, Faustinus Vasco. Foto : Ebed de Rosary

Petrus mengatakan, audit adalah proses yang mau tidak mau harus dijalankan sebab diamanatkan oleh undang-undang dan merupakan hal yang tak perlu dirisaukan.

Sebetulnya audit itu tidak harus di pihak kampus saja tetapi harus menjadi kebijakan dari pimpinan yayasan karena dasar manajemen itu adalah mempertanggung jawabkan keuangan dan lain-lain sehingga medianya adalah audit.

“Juga harus ada pelatihan manajemen secara periodik dan jangan hanya otang-orang itu saja selama bertahun-tahun. Nantinya, dari hasil audit pihak yayasan harus mempertanggung jawabkan kepada pemerintah kabupaten Sikka,“ tuturnya.

Petrus juga menyayangkan lambannya sikkap DPRD dan Pemkab Sikka yang menganggap sepele persoalan transparansi keuangan Unipa.

“Selaku masyarakat, saya juga mendesak supaya pemerintah segera mendatangakan auditor BPK NTT untuk segera melakukan audit dan kalau diduga ada tindakan pidana maka pihak kejaksaan wajib memprosesnya,” harapnya.

Universitas Nusa Nipa salah satu lembaga pendidikan tinggi alternatif bagi masyarakat di wilayah Flores kepulauan sejak didirkan 12 tahun lalu yang terus berkembang. Itu terbukti dengan terus meningkatnya jumlah mahasiswa baru yang mendaftar di Unipa setiap tahunnya.

Baca Juga
Lihat juga...