Nilai Ekspor Ikan Aceh Meningkat 1.035 Persen

274
Ilustrasi ikan - Dokumentasi: CDN

BANDA ACEH – Nilai ekspor ikan asal Aceh yang tercatat di pelabuhan di luar Provinsi Aceh mengalami peningkatan yang cukup tajam. Jika dibandingkan dengan capaian ditahun sebelumnya terjadi kenaikan hingga  1.035 persen.

“Ya. Jika kita lihat nilai ekspor komoditi ikan dan udang pada 2017 total 3.069.806 dolar AS,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Selasa (13/3/2018).

Angka tersebut melonjak dratis karena di 2016, tercatat total ekspornya hanya senilai 296.493 dolar AS. Jumlah tersebut sudah akumulasi pengiriman ke beberapa negara tujuan ekspor.

Salah satu alasan ekportir yang mendorong kenaikan adalah insfrastruktur yang jauh lebih siap. Seperti keberadaan Pelabuhan Belawan yang disebut-sebut dikelola secara profesional oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero). Pekerjaan rumah terbesar bagi provinsi yang terletak di bagian paling ujung Utara Sumatera tersebut adalah, harus mampu untuk mengekspor langsung hasil tangkapan nelayan.

“Dampak positif bagi Sumatera Utara, meningkatnya devisa atau pendapatan daerah. Sementara akibat bagi Aceh sendiri, pendapatan dari sektor perikanan sangat minim,” terangnya.

Ia mengatakan, jika nilai ekspor komoditi yang sama melalui pelabuhan di Aceh pada 2017 cuma 919.926 dolar AS atau meningkat sekitar 44,9 persen dari 2016 yang hanya sebesar 634.679 dolar AS. Sementara Aceh memiliki beragam produk andalan di sektor perikanan dengan kualitas ekspor, seperti tuna, kerapu, lobster, udang, dan kepiting.

Kepala Unit Pelaksanan Teknis Daerah Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aliman menyebut, produksi ikan laut di pelabuhan setempat tahun lalu mencapai 14.000 ton. “Dari data terakhir tahun 2017, kita baru mampu memproduksi ikan 13.976 ton lebih,” katanya.

Angka produksi ikan laut ini meningkat sekitar 11,1 persen, bila dibanding dengan total jumlah produksi ikan laut di tahun 2016 yang tercatat sebanyak 12.579 ton. Data terakhir Syahbandar Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo di Banda Aceh, terdapat 359 unit kapal dengan jenis alat tangkap menggunakan 261 purse seine dan 98 pancing. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...