Nugget Pisang Coklat, Camilan Nan Menggoda

Editor: Satmoko

492

LAMPUNG – Potensi perkebunan pisang yang melimpah di wilayah Lampung Selatan membuat masyarakat kerap membuat beragam makanan berbahan pisang. Pisang dalam kondisi mentah kerap dibuat menjadi keripik dan pisang matang bisa diolah menjadi sale.

Variasi camilan berbahan pisang juga dibuat oleh Wirda (23) warga Bunut, Sragi, Lampung Selatan. Ia menyebut, membuat camilan nugget pisang setelah mendapat pelatihan serta lomba membuat makanan berbahan dasar pisang.

Camilan nugget pisang disebut Wirda, menjadi salah satu cara untuk menyajikan pisang menjadi olahan yang menarik dan enak. Ia bahkan menyebut pisang matang dalam kondisi segar kerap kurang disukai anak-anak. Sebagai cara menyajikan pisang dalam bentuk berbeda, pisang matang jenis ambon dan janten diolah menjadi nugget pisang dengan siraman coklat.

“Selama ini pisang jenis kepok, ambon dan janten kerap disajikan dengan digoreng menggunakan tepung, namun cara mengolah yang unik membuat pisang bisa disajikan dan menggugah selera makan,” terang Wirda, saat ditemui Cendana News dalam proses pembuatan pisang goreng nugget coklat, baru-baru ini.

Wirda melakukan proses penggorengan nugget pisang coklat [Foto: Henk Widi
Bahan-bahan yang harus disiapkan untuk membuat pisang goreng nugget coklat diakui Wirda disebutnya, berupa bahan utama dan kulit nugget. Bahan utama di antaranya pisang jenis janten matang yang sudah dikupas, gula pasir, margarin, tepung terigu, susu cair, tepung maizena dan telur.

Selain itu bahan kulit nugget pisang atau pencelup disiapkan berupa terigu dan tepung roti atau tepung panir. Bahan topping disebutnya bisa disiapkan berupa coklat batang yang dilelehkan.

Proses pembuatan nugget diakui Wirda dimulai dengan mencampurkan susu cair, gula pasir, tepung terigu, tepung maizena. Selanjutnya, margarin dicampur dengan adonan terigu hingga merata sekaligus dua butir telur yang dikocok. Pisang yang sudah dilumatkan bersama dengan semua bahan dikocok menggunakan blender bersama bahan lain hingga tercampur sempurna.

Setelah semua adonan tercampur merata dengan pisang, proses selanjutnya  dilakukan dengan pengukusan dalam sebuah loyang. Proses pengukusan pisang yang telah dilumatkan bersama adonan lain dilakukan hingga matang. Adonan tersebut selanjutnya didinginkan untuk dipotong-potong sembari menyiapkan bahan pencelup berupa tepung terigu dan air.

“Pisang yang sudah dikukus bersama bahan lain dan dipotong dicelupkan pada tepung terigu cair, lalu digulingkan di tepung panir,” beber Wirda.

Setelah semua potongan pisang kukus sudah diberi baluran tepung panir, pisang bisa disimpan dalam freezer selama 20 menit. Penyimpanan dalam freezer dilakukan agar tepung panir melekat pada potongan pisang dan mudah digoreng. Semua potongan pisang yang sudah berbentuk nugget bisa digoreng sewaktu-waktu sehingga bisa disajikan dalam kondisi hangat.

Pisang kukus yang sudah dibaluri dengan tepung roti siap digoreng [Foto: Henk Widi]
“Nugget pisang bisa digoreng sewaktu-waktu untuk beberapa porsi sehingga selalu tersaji dalam kondisi hangat,” beber Wirda.

Nugget pisang yang sudah digoreng selanjutnya disajikan dalam wadah khusus diberi baluran coklat yang sudah dilelehkan. Coklat batangan yang disiapkan dilelehkan dengan cara merebus air dan memasukkan coklat dalam mangkuk hingga meleleh. Selain coklat baluran untuk topping pada nugget pisang bisa divariasikan dengan keju, susu serta topping lain sesuai selera.

Kerap disajikan saat pagi hari sebagai pengganti sarapan, Wirda, menyebut nugget pisang coklat kerap disajikan dengan teh hangat. Selain itu menu nugget pisang bisa dipergunakan untuk bekal saat bekerja di kantor atau tempat tugas lain. Selain ciri  rasa pisang yang khas, nugget pisang akan terlihat menarik dengan tepung panir setelah digoreng.

Selain kerap disajikan untuk keluarga, Wirda menyebut, camilan nugget pisang coklat bahkan dijualnya secara online. Teman-teman yang menyukai nugget pisang disebutnya kerap menyukai dengan topping meises, parutan keju dan choco chip. Satu porsi nugget pisang berisi 12 potong dijual dengan harga Rp10.000 dengan berbagai variasi topping.

Heni (30) salah satu kerabat Wirda yang memiliki anak yang duduk di bangku SD menyebut, menyukai camilan nugget pisang. Nugget pisang coklat tersebut kerap dijadikan bekal bagi sang anak dan bisa menjadi menu sarapan bagi sang suami. Olahan berbahan pisang diakui Heni kerap dibuat karena pisang mudah diperoleh di wilayah tersebut.

Pembuatan nugget pisang disebut Heni sekaligus mencegah anaknya jajan sembarangan di sekolah. Heni menyebut, selain mencegah anaknya jajan sembarangan di sekolah, kue berbahan pisang tersebut cukup menyehatkan. Bahan serta cara pengolahan yang baik membuat menu jajanan anaknya saat di sekolah lebih terjamin.

Tanpa diblender, saat menginginkan nugget pisang dalam waktu cepat, Heni menyebut, cukup menyiapkan pisang kupas. Heni yang sudah bisa membuat nugget pisang cukup menyiapkan tepung terigu, tepung, air dan pisang cukup, dipotong kecil kecil dan digoreng seperti nugget pisang yang sudah dikukus.

Baca Juga
Lihat juga...