Omzet Usaha Ikan Teri yang Menggiurkan

Editor: Satmoko

659

PAINAN – Sebagian penduduk yang tinggal di kawasan pantai dan menjadi seorang nelayan adalah hal yang wajar. Dari hasil tangkap ikan nelayan itu, tidak hanya bisa dijual dalam bentuk ikan segar, tetapi juga bisa dijual dalam bentuk ikan kering atau dikenal dengan ikan teri.

Salah seorang yang menjalani usaha ikan kering, Ujang mengatakan, menjalani usaha ikan teri sudah lama ia lakoni. Alasan yang membuat dirinya betah untuk melakoni usaha itu, karena penghasilan yang diperolehnya cukup menggiurkan.

Ia menjelaskan, penghasilan dari menjalani usaha ikan teri itu setimpal dengan proses pengeringan ikan yang dilakukannya. Sebab, untuk mendapatkan hasil ikan teri yang bagus, cukup panjang proses yang ia lakukan.

Bahan utama yakni ikan harus didapatkannya dengan cara harus stand by di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di dekat muara, yakni di Muara Lansano, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

“Saya harus berebut juga, karena untuk ikan teri segar itu cukup banyak peminatnya. Jadi untuk dijadikan ikan kering, perlu bersaing juga. Bersaing soal harga ikan basahnya, dan bersiang untuk booking ikan dari para nelayan,” jelasnya, Selasa (6/3/2018).

Ujang menyebutkan, dengan kondisi cuaca yang terkadang hujan badai, harga ikan teri akan lebih mahal ketimbang hari biasa. Kini harga ikan teri untuk satu ember ukuran besar itu bisa mencapai Rp170.000 per ember. Padahal kalau pada hari biasa, harga ikan teri Rp140.000 hingga Rp150.000 per ember.

Setelah mendapatkan ikan yang akan dibuat ikan kering itu, hal utama yang dilakukan ialah membasuh dengan air garam. Setelah itu barulah dijemur di atas tempat jemuran. Proses di sini, akan membutuhkan kekuatan fisik, sebab apabila menjemur sebanyak tiga ember ikan teri, maka ada ribuan ekor ikan yang dijemur satu per satu di atas tempat jemurannya.

“Jadi kita harus ambil satu ekor demi satu ekor ikannya, dan diletakkan di atas jemuran. Kalau ada tiga ember ikan, ya selesaikanlah tiga ember ikannya itu,” ucapnya.

Ikan teri yang telah dicuci dengan air garam dan siap untuk dijemur di atas terik matahari/Foto: M. Noli Hendra

Meski telah dijemur di atas terik matahari, bukan berarti ikan yang dijemur itu dibiarkan begitu saja, tetapi akan dilakukan dengan cara membalikkan ikan, agar kekeringan ikan bisa merata.

Terkadang kalau cuaca sempat mendung di waktu sore hari, biasanya untuk menghasilkan ikan teri yang benar-benar kering, akan menghabiskan waktu selama tiga hingga empat hari.

Nah, apabila ikan sudah kering, maka sudah dapat untuk dijual. Dengan memiliki rasa ikan kering yang enak, maka ikan teri itu akan mampu dijual per kilogram mencapai Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Biasanya dengan menjemur sebanyak tiga ember ikan, setelah kering ikan yang dijual bisa mencapai 10 kilogram.

“Jadi jika harga ikan teri bisa Rp100.000 per kilogram, saya bisa mendapatkan uang satu juta rupiah dalam hitungan waktu tiga hari. Kalau dikalkulasikan dalam satu minggu itu bisa Rp2 juta dan per bulannya bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta,” ungkapnya.

Berbicara soal omzet memang menggiurkan untuk usaha ikan teri ini, hanya saja terkadang ada nelayan yang tidak berhasil menangkap ikan teri. Dengan kondisi demikian, terkadang usaha ikan teri harus berdiam diri saja, sampai para nelayan bisa membawa pulang ikan terinya.

Di Sumatera Barat, ikan teri kering ini cukup banyak peminatnya. Apalagi ikan teri kering ini paling enak dimasak atau digoreng dengan cabe giling merah yang dicampur dengan terong. Seperti yang dikatakan oleh salah seorang ibu rumah tangga di Padang, Meri, mengingat harga ikan teri terbilang cukup mahal ketimbang ikan segar, namun soal rasa terkadang ikan teri lebih lezat dari ikan segar.

“Saya memasaknya hanya sekali-kali saja. Itu pun kalau saya beli ikan teri hanya satu ons. Kalau beli banyak khawatir dapur bisa bau ikan teri,” katanya.

Menurutnya, biasanya ia memasak ikan teri digoreng dan dicampur dengan ikan telur rebus, lalu turut disajikan sayur kangkung. Dengan masakan itu, nafsu makan akan lebih banyak, karena memakan ikan asin dinilai mampu membuka selera untuk nafsu makan.

Baca Juga
Lihat juga...