Pelaksanaan UNBK 2018 di Sumbar Belum Bisa 100 Persen

Editor: Koko Triarko

372
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Burhasman/Foto: M. Noli Hendra

PADANG — Penyelenggaraan  Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMA/SMK di Sumatera Barat pada 2018 belum bisa mencapai 100 persen. Banyaknya daerah yang belum terjangkau jaringan internet, menjadi salah satu penyebab target yang ditetapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, sulit diwujudkan.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Burhasman, mengatakan, ujian nasional SMA/SMK akan dilaksanakan pada April 2018. Dibandingkan tahun 2017, terjadi peningkatan yang cukup signifikan SMA dan SMK yang menyelenggarakan UNBK. Untuk SMK telah mencapai 99 persen, sementara untuk SMA baru mencapai 86 persen.

“Belum bisa tercapainya target 100 SMA/SMK di Sumbar menyelenggarakan UNBK, salah satunya disebabkan masih ada beberapa daerah yang belum terjangkau jaringan internet. Seperti di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Solok Selatan dan Kabupaten Solok,” sebutnya, Selasa (13/3/2018).

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan dalam mencapai target 100 persen UNBK SMA/SMK di Sumatera Barat, pemerintah provinsi akan fokus pada upaya pengadaan insfrastruktur pendukung UNBK melalui APBD, serta dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurutnya, jika ada mekanisme dan kemungkinan lain untuk melengkapi infrastruktur komputer dan jaringan juga bisa dilaksanakan secara menyeluruh.

“Kita belum bisa memastikan apakah bisa melaksanakan UNBK SMA/SMK 100 persen, sebab pada 2017 baru 40 SMA/SMK di Sumatera Barat yang telah melaksanakan UNBK,” ujarnya.

Untuk diketahui, setiap tahun jumlah sekolah pelaksana UNBK di Sumatera Barat terus bertambah. Pada 2015 hanya satu sekolah yang melaksanakan. Pada 2016 jumlahnya bertambah menjadi 45 sekolah yang terdiri dari 6 SMP, 4 SMA, 35 SMK. Sementara pada 2017 bertambah lagi menjadi 160 sekolah dari 497 SMA/SMK atau sekitar 40 persen.

Baca Juga
Lihat juga...