Pembangunan Pariwisata di Tasikmalaya Harus Terfokus

236
Ilustrasi Naga, salah satu objek wisata Tasikmalaya-Foto; Irvan Syafari.

TASIKMALAYA — Pelaksana tugas (Plt) Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menyatakan, pembangunan objek wisata di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, harus fokus dalam alokasi anggaran yang disiapkan setiap tahun, sehingga penataan wisata dapat diselesaikan dengan baik.

“Kita fokuskan, tidak ada lagi nanti pembangunan wisata sedikit-sedikit,” kata Ade Sugianto kepada wartawan di Tasikmalaya, Selasa.

Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berupaya untuk bekerja keras membangun daerah yang dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, salah satunya pembangunan pariwisata.

“Jadi harus ada kerja yang terasa manfaatnya, bukan melakukan pekerjaan tapi tidak ada manfaatnya,” katanya.

Ia menyampaikan, Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak potensi pariwsiata seperti wisata alam, gunung, laut, religi, bahkan wisata kebudayaan yang harus terus dibangun potensinya sehingga menjadi ciri khas daerah.

Selama ini, menurut dia, pembangunan pariwisata tidak fokus tentang objek wisata mana saja yang harus diprioritaskan pengembangannya dalam setiap anggaran yang tersedia.

“Jadi bukan kesan lambat (pembangunan wisata) tetapi tidak fokus, harusnya tentukan mana wisata kita yang menjadi ikon, kita bangun sehingga bisa jadi kebanggaan kita,” katanya.

Ia berharap, melalui pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya dapat fokus pada satu atau dua objek wisata pada tahun 2018.

“Sekarang kita godok, mudah-mdauhan ada satu objek wisata, syukur-syukur dua, tapi paling tidak satu,” katanya.

Ia menambahkan, upaya pembangunan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tentunya akan dilakukan bersinergis dengan program yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jabar, maupun pusat.

Ia berharap, tidak ada lagi program daerah yang tidak nyambung dengan pemerintah pusat karena akan muncul permasalahan penilaian tentang kinerja pemerintah daerah yang kurang baik.

“Kita fokus urusan-urusan strategis yang mampu dilaksanakan oleh kita, dan dibutuhkan masyarakat untuk mensinergikan antara kebijakan pusat dengan pembangunan di daerah, jadi sinergitas harus berjalan dengan baik,” katanya (Ant).

Baca Juga
Lihat juga...