banner lebaran

Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Pelayanan Jemaah Haji

Editor: Koko Triarko

178
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat melakukan seleksi calon petugas haji daerah tahun 1439H/2018M di Kantor Dinas Teknis, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018). –Foto: Lina Fitria

JAKARTA —- Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, mempunyai target besar untuk meningkatkan kepuasan jamaah haji dari DKI Jakarta. Dia akan meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji. Hal itu dilakukan, agar kepuasaan jemaah haji dapat terpenuhi dengan baik.

“Kita punya target besar untuk meningkatkan kepuasaan jemaah haji DKI ke angka 95 persen berdasarkan survei kepuasan,” ucap Sandiaga, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Dia akan memfokuskan mengenai peningkatan dalam pengelolaan pelayanan haji 2018 mendatang. Dia mengingatkan, jemaah harus menunggu giliran untuk berangkat dalam waktu yang cukup lama.

“Memang kita lihat, bahwa kita harus meningkatkan pengelolaan pelayanan haji ini. Bahkan, waiting list-nya sudah 19 tahun di Jakarta Timur. Kita harus pastikan, bahwa setelah mereka lama menunggu, mereka terlayani dengan baik,” ucapnya.

Dia pun membagi pengalamannya waktu menjadi petugas haji, ketika dirinya baru dipecat dari pekerjaannya. Kemudian dari pengalamannya itu dia akan memberikan kiat-kiat menjadi petugas haji yang baik. Menurut dia, petugas harus bisa melayani jemaah haji dengan sepenuh hati.

“Tadi, saya sedikit sharing kiat-kiat. Saya juga pernah secara mendadak menjadi petugas haji. Dan tentunya melayani tamu Allah kan harus penuh dengan keikhlasan,” paparnya.

Dia berharap, dari 140 peserta yang ikut seleksi ujian calon petugas haji yang mencakup tes tertulis, psikotes, kesehatan dan wawancara hanya 61 yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menjalankan tugas melayani jemaah haji dari DKI Jakarta.

“Jadi, itu saja yang saya sampaikan. Mudah-mudahan hari ini dari 140 (peserta yang ikut ujian), akan berangkat 61 dan mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tuturnya.

Lanjut Sandi, nantinya para petugas haji harus bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas serta selalu menjaga kesehatannya dalam melayani tamu Allah SWT. Dia juga mengatakan, masyarakat yang terpilih nanti harus selalu bersyukur, karena tidak semua orang punya kesempatan berangkat ke Baitullah untuk menunaikan ibadah haji.

“Yakin dan bersyukur karena tidak semua orang punya kesempatan berangkat ke Baitullah menunaikan ibadah haji,” tegasnya.

Sambung Sandi, nantinya para petugas haji akan mendapatkan dua pahala saat di Baitullah. “Mereka mendapatkan pahalanya dua. Satu berhaji. Nomor dua mereka melayani tamu Allah,” bebernya.

Sementara, Komisioner Komisi Pengawas Haji Indonesia, Syamsul Ma’arif, mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang serius menyiapkan calon petugas haji.

“Saya memberikan apresiasi kepada Provinsi DKI Jakarta. Agar model seperti ini terus ditularkan kepada provinsi yang lain. Karena memang provinsi-provinsi yang lain belum kelihatan seleksi yang secara terbuka seperti DKI Jakarta. Dan, petugas yang ditugaskan melalui TPHD provinsi DKI Jakarta, ketika di Arab Saudi, itu terlihat ada kerja sama yang baik,” kata Syamsul, di Balai Kota, saat pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga.

Syamsul menilai, Pemprov DKI Jakarta bisa menjadi percontohan bagi provinsi yang lain karena dinilai secara terbuka dalam melakukan proses seleksi secara baik hingga melibatkan berbagai unsur, terutama masyarakat.

Dia menyampaikan, bahwa selama lima tahun bertugas sebagai komisioner pengawas haji yang dipercaya untuk melakukan pemantauan. “Saya sudah lima tahun berturut-turut memantau dari berbagai macam provinsi di seluruh Indonesia ini. Ternyata yang menurut pandangan kami, provinsi DKI Jakarta adalah yang terbaik dalam pengelolaan petugas haji daerah,” ujarnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.