banner lebaran

Penutupan Jalan Jatibaru, Sandiaga: Kita Ikuti Proses Hukum

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

194
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018) - Foto: Lina Fitria

JAKARTA —- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya akan bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang ada terkait pemanggilan Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta oleh Polda Metro Jaya atas laporan penutupan jalan Jati Baru di Tanah Abang.

“Kita pokoknya ikuti proses hukum,” ucap Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).

Menurut Sandi, kebijakan tersebut diambil demi kebaikan warga Jakarta. Maka dari itu dia berharap dari pihak Pemprov, Polda Metro Jaya, dan juga pihak lainnya dapat mengerti bahwa ditutupnya Jalan Jatibaru bukan hanya menyangkut aspek hukum melainkan aspek lapangan pekerjaan. Sebab, ratusan pedagang kaki lima Tanah Abang saat ini bisa mencari nafkah secara resmi di tenda-tenda sepanjang Jalan Jatibaru.

Insha Allah terbangun suatu pengertian yang sama bahwa landasan kebijakan itu diambil tidak semata mata dari segi aspek hukumnyam tetapi dari aspek lapangan kerjanya. Semakin hari semakin banyak yang datang ke balaikota ini mencari lapangan kerja,” paparnya.

Kemudian, kata Sandi, sebelum diambilnya kebijakan itu, hampir sebanyak 400 lapangan usaha terancam hilang. Karena tidaj ada lahan untyk menjalankan usaha. Kebijakan itu kini dapat menjadi solusi dari permasalahan ekonomi.

“Kemarin ada 400 lebih lapangan kerja yang terancam karena tidak ada lahan usaha, ini yang landasan ekonominya,” tandasnya.

Dia mengaku sudah melakukan survei terkait efek sosial terkait kebijakan Penutupan jalan Jatibaru. Namun dari hasil survei itu dia belum dapat dipublikasikan. Menurutnya harus terlebih dahulu dipaparkan di hadapan stakeholder seperti Ditlantas Polda Metro Jaya dan berbagai pihak-pihak lainya.

“Landasan sosialnya bisa kita lihat kemarin, survei juga udah selesai hari ini ada pembahasan juga di Ditlantas jadi sengaja tidak kita rilis supaya bisa berdiskusi dan memberikan satu pemahaman yang sama,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Cyber Indonesia, Jack Body Lapian dan Muannas Alaidid melaporkan Pemprov DKI ke Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.