Perempuan Pengusaha di Sikka Manfaatkan Media Sosial Hasilkan Uang

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

412

MAUMERE — Bisnis daring telah merambah ke berbagai penjuru negeri termasuk di kabupaten Sikka, dimana para perempuan pengusaha di daerah tersebut, baik yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Sikka maupun yang berusaha secara perorangan memilih memasarkan produknya melalui media sosial.

“Saya juga menjual produk saya lewat media sosial seperti Facebook dan sangat efektif. Lebih baik menggunakan media sosial untuk tujuan positif dan menghasilkan uang daripada menggunakannya untuk hal-hal negatif,” tutur pengusaha perempuan dan pemilik toko Jaya Baru Maumere di Sikka, Yuliana Elisabet Daton, Selasa (6/3/2018).

Dikatakan Yuliana, menggunakan media sosial harus lebih bijaksana guna menghasilkan sesuatu untuk diri sendiri dan orang lain serta tidak merugikan siapapun.

Bahkan pelanggan Yuliana juga melihat produk yang ditawarkan lewat media sosial dan memesannya.

“Awalnya semua produk multi level marketing saya pasarkan tapi dengan adanya pasar bebas dan semua produk mudah dibeli. Maka saya mengubah haluan bisnis dengan membeli produk sendiri dari berbagai perusahaan dan menjual sendiri sehingga mengurangi bisnis multi level,” tuturnya.

Yuliana Daton
Yuliana Elisabet Daton pengusaha perempuan pemilik salon kecantikan,butik dan catering di Maumere yang juga memasarkan produknya melalui media sosial.Foto : Ebed de Rosary

Dirinya juga sering mengirim produk butiknya seperti sepatu, tas dan pakaian ke kabupaten tetangga seperti Flores Timur, Lembata dan Ende.

Namun penjualan produk butik milik Yuliana maupun memasarkan produk makanannya juga dilakukan lewat media sosial. Respon pembeli juga lumayan bagus dan bisnis penjualan melalui daring sangat menggiurkan.

“Untuk di kota Maumere biasanya diantar sendiri sementara untuk yang di luar kota Maumere ada yang datang langsung dan ada pula yang dikirim. Bahkan pembayarannya pun bisa dicicil bagi pelanggan yang sering memebli produk saya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan sherly Irawati, ketua Iwapi kabupaten Sikka saat berbincang dengan Cendana News di galeri kerajinan tangan miliknya. Semua produk yang dibuat selalu dipasarkan lewat media sosial.

“Banyak sekali pembeli dari luar daerah baik di dalam provinsi NTT maupun di luar NTT seperti di kota Denpasar dan Jakarta yang suka memesan dan membeli produk saya dalam jumlah besar,” bebernya.

Sherly pun mengaku, bisnis melalui media sosial dirasakan sangat bermanfaat sebab promosi yang dilakukan bisa menjangkau berbagai kalangan dan sangat luas bahkan mendunia. Ini yang membuatnya tetap setia mempromosikan dan menjual produknya secara online.

“Kita harus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi yang ada seperti media sosial untuk hal-hal positif dan bisa menghasilkan uang. Biaya yang dikeluarkan untuk promosi juga sangat murah,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...