Peristiwa di Underpass Senen, Sandi Segera Temui Pemilik Perusahaan Ojek Online

Editor: Koko Triarko

214
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno usai bersepeda dengan komunitas sepeda di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (2/3/2018). –Foto: Lina Fitria 

JAKARTA —- Wakil Gubernur DKI, Jakarta Sandiaga Uno, akan menemui pemilik driver ojek online (Ojol), guna membahas tentang perusakan mobil Nissan X-Trail yang dilakukan oleh pengemudi ojek online. Sandi menginginkan kericuhan antara ojek online dengan pengendara mobil tidak terulang kembali. 

“Saya akan langsung berkoodinasi dengan pemilik ojek online,” ucap Sandiaga di kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (2/3/2018).

Dia mengakui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki pekerjaan rumah terkait pengawasan pengemudi ojek online ini. Dia menilai, ojek online ini sudah memiliki perkumpulan kelompok atau komunitas seperti geng motor. Bahkan dari perkumpulan itu, ojek online ini bisa melakukan tindakan semena-mena dalam membela rekannya.

Dia bersama Pemprov DKI akan melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan jasa penyedia transportasi online yang saat ini tengah marak. “Jadi, ini pekerjaan rumah (PR) untuk kita. Saya nanti akan langsung berkoordinasi dengan pemilik dan manajemen ojol,” tandasnya.

Pemerintah harus cepat tanggap dalam menanggapi persoalan itu. Dia mengaku pihaknya akan melakukan dialog dengan pengemudi ojol maupun perusahaan tersebut.

“Kita harus pastikan pemerintah tanggap dan memulai dialognya itu yang akan kita lakukan,” ungkapnya.

Dia menilai, bisnis digital ini merupakan masa depan perekonomian di Jakarta. Namun, dia tetap akan mengantisipasi dampak bisnis itu. “Ini tantangan buat kami, karena bisnis online semua lini bisnis akan masuk ke digital dan bagaimana caranya pemerintah kerja sama dan kekuatan ekonomi digital,” ucapnya.

Sementara, Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menuturkan pihaknya telah menyerahkan kasus tersebut kepada Polres Metro Jakarta Pusat.

“Peristiwa tersebut sudah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Kami menghormati proses itu,” kata Sigit, saat dihubungi wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Menurutnya, pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat itu tengah menyelidiki kasus tersebut. “Masih dalam tahap proses (penyelidikan),” jelasnya.

Diketahui, dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sekelompok pengemudi ojek online memukul mobil dan merusak mobil Nissan X-Trail berwarna putih di underpass Senen, Jakarta Pusat.

Diduga sebelum kejadian itu, korban membuat emosi pengemudi ojol karena melontarkan kata-kata kasar. Di mana saat itu korban merasa terganggu dengan iringan pengemudi yang saat itu tengah mengantarkan jenazah rekannya.

Korban diduga menyerempet sejumlah ojol saat melarikan diri. Korban meninggalkan mobilnya yang tertahan kemacetan dan membuat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat.

Baca Juga
Lihat juga...