Petani Kelapa di Halmahera Keluhkan Hama Kumbang

323
Petani kelapa -Dok: CDN

TERNATE – Para petani kelapa di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, meminta pemerintah kabupaten setempat untuk membantu mengatasi hama kumbang yang menyerang tanaman mereka.

“Serangan hama kumbang pada tanaman kelapa kami semakin mengkhawatirkan, karena telah mengakibatkan penurunan produksi, bahkan tidak sedikit tanaman kelapa sampai mati,” kata salah seorang petani kelapa dari Halmahera Selatan, Ahmad Hasan, di Ternate, Jumat (9/3/2018).

Tanaman kelapa petani di daerah itu sebelum terserang hama kumbang bisa berproduksi sampai 3 ton per hektare, tetapi setelah terserang hama kumbang produksinya menurun sampai di bawah 1 ton per hektare.

Menurut dia, para petani sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi serangan hama kumbang tersebut, tetapi tidak membuahkan hasil, bahkan semakin banyak tanaman yang terserang, sehingga kalau dibiarkan petani akan kehilangan sumber pendapatan untuk menghidupi keluarga.

Petani sudah berulang kali menyampaikan masalah serangan hama kumbang tersebut ke Pemkab Halmahera Selatan, tetapi sampai sekarang belum ada langkah-langkah konkret dari pemkab untuk membantu mengatasinya.

Ahmad Hasan juga meminta Pemkab Halmahera Selatan untuk membantu mengatasi masalah anjlok harga kopra di daerah itu, saat ini hanya mencapai Rp4.000 per kg, karena sangat merugikan petani.

Pemkab diharapkan memanfaatkan perusahan daerah setempat untuk membeli kopra petani dengan harga yang layak, yakni minimal Rp10.000 per kg atau paling tidak membantu memasarkannya langsung ke Surabaya agar harganya bisa lebih menguntungkan petani.

Sebelumnya, Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba, mengatakan pemkab akan berupaya membantu mengatasi serangan hama kumbang pada tanaman kelapa petani di daerah itu dengan menurunkan intansi teknis ke lapangan. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...