banner lebaran

PHRI Balikpapan Dukung Kaltim Kembangkan Pariwisata

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

223
Ketua PHRI Balikpapan, Yulidar Gani - Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan mendukung PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara di Provinsi Kalimantan Timur.

Ketua DPC PHRI Balikpapan, Yulidar Gani menilai, dengan mengembangkan potensi wisata di Kaltim maka akan berdampak pada tingkat hunian hotel di Kaltim, dan Balikpapan khususnya. Dampaknya, wisatawan akan menambah waktu menginap, tidak hanya untuk melakukan bisnis tapi dapat mengunjungi obyek wisata.

“Tidak hanya itu, dampaknya juga akan ke ekonomi lainnya seperti transportasi, UKM dan lainnya yang ada di sekitar obyek wisata,” ungkapnya, Selasa (13/3/2018).

Meski sangat terlambat dalam mengembangkan potensi wisata di Kaltim, namun pihaknya sangat mendukung dengan seluruh pelaku pariwisata untuk mengembangkannya.

“Memang untuk mengembangkan pariwisata di Kaltim dibutuhkan dukungan yaitu anggaran untuk memperbaiki infrastruktur untuk aksesibilitas ke obyek wisata. Tapi karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah maka ada skala prioritasnya,” tandasnya.

Sejak industri andalan pertambangan mengalami penurunan pada 2013 yang masih dirasakan tahun 2016, menurutnya okupansi hotel untuk weekday rata-rata hanya mencapai 40-50 persen. Sedangkan saat ‘weekend’ okupansi bisa mencapai 60-70 persen.

“Dulu saat industri tambang batubara menjadi sektor andalan Kaltim okupansi sangat terasa, sementara saat turun okupansi langsung anjlok. Sekarang perlahan mengalami kenaikan tapi tidak signifikan, Balikpapan tamunya untuk pertemuan,” terangnya.

Terpisah Ketua Asita DPD Kaltim Sarifudin Tangalindo menjelaskan pelaku usaha perjalanan wisata saat ini menjual paket wisata per spot hal ini dikarenakan sulitnya akses konektivitas lokasi wisata yang terbangun sehingga sulit mengintegrasikan spot-spot wisata yang ada di Kaltim.

“Keberadaan bandara itu saya kira sangat membantu untuk mendatangkan wisatawan lebih besar,” ujarnya.

Dia menambahkan wisatawan mancanegara yang datang ke Kaltim mengunjungi menyukai wisata alam dan wisman yang datang masih didominasi dari Eropa.

“Masih didominasi Eropa untuk wisatawan mancanegara. Mereka menyukai wisata alam dan kami jualnya perspot atau satu obyek wisata,” imbuhnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.