Polres dan Masyarakat Sikka Deklarasikan Penolakan Hoaks

Editor: Mahadeva WS

316

MAUMERE – Kepolisian Resort (Polres) Sikka meprihatinkan menyebarnya kabar bohong atau hoaks di tengah masyarakat khususnya di media sosial. Keberadaan hoaks menimbulkan kegaduhan dan sangat berdampak kepada keamanan dan ketertiban di masyarakat kabupaten Sikka.

“Kami mengumpulkan segenap stakeholder di kabupaten Sikka untuk menolak hoaks sebab di Indonesia selama ini sering dihantui berita-berita hoaks yang tersebar di berbagai media maupun media sosial,” terang Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK, Selasa (20/3/2018).

Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK. Foto : Ebed de Rosary

Dikatakan Rickson, kita bebaskan Sikka dari hoaks dengan tidak menyebarkan berita-berita hoaks di media sosial kepada orang lain. Bila perlu dihapus dari gadget atau telepon genggam kita agar bisa menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Kami masyarakat kabupaten Sikka menyatakan memerangi hoaks yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Saya berharap agar semua komponen di kabupaten Sikka tidak menyebarkan berita hoaks dan menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu salah satu peserta deklarasi Yoseph Ansar Rera kepada Cendana News usai kegiatan di Mapolres Sikka mengatakan, selama ini berita hoaks yang disebarkan khususnya melalui media sosial telah sampai ke masyarakat hingga di pelosok desa.

“Dengan telepon genggam masyarakat di desa pun bisa mengakses internet dan mendapatkan berbagai informasi baik maupun yang buruk. Masyarakat pun tidak tahu apa berita itu termasuk hoaks, berita bohong atau bukan,” tuturnya.

Untuk itu Ansar berharap, pemerintah perlu juga menyampaikan kepada masyarakat terkait berita hoaks yang menyebar agar masyarakat tidak mempercayainya. Polres Sikka pun harus memberikan informasi rutin terkait adanya berita hoaks agar masyarakat tidak termakan isu.

“Saat ini saat memasuki Pilkada tentunya banyak berita atau informasi hoaks yang disebarkan melalui media sosial. Untuk itu aparat penegak hukum harus mengambil tindakan tegas kepada penyebear berita atau informasi hoaks tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...