Polres Flotim Perketat Pengamanan Jelang Semana Santa

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

297

LARANTUKA — Perayaan Semana Santa (Pekan Suci) di kota Larantuka kabupaten Flores Timur (Flotim) setiap tahun selalu dibanjiri puluhan ribu peziarah yang berasal dari luar daerah sehingga membuat pihak kepolisian dalam hal ini Polres Flotim mulai meningkatkan pengamanan.

“Kami memperketat sistem pengamanan di sejumlah lokasi keramaian dalam kota Larantuka seperti Gereja, Kapela, Bandara Gewayan Tana, kantor KPU Flotim, SPBU atau pompa bensin, Depot Pertamina serta tempat-tempat lainnya yang dianggap rawan,” ujar Kapolres Flotim, AKBP Arri Vaviryanto,SIK, Rabu (28/3/2018).

Ditambahkan Arri sejak seminggu lalu, pihaknya bersama TNI dan Satpol PP telah melaksanakan patrol dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan yang aman.

Patroli tersebut lanjut Arri, juga dilaksanakan untuk memantau setiap rumah penduduk yang dijadikan sebagai tempat menginap bagi peziarah. Petugas akan mendata apakah ada pendatang yang masuk saat Semana Santa, baik itu warga lokal maupun orang asing.

“Untuk menghindari gangguan keamanan lainnya, kami juga melakukan patroli dengan sasaran anak muda yang mabuk dan sering nongkrong di pinggir jalan. Harapan saya agar giat Semana Santa ini berjalan tertib dan peziarah merasa nyaman dalam melaksanakan ibadah maupun wisata religi di Larantuka,” ungkapnya.

Kapolres Flotim
Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviryanto,SIK. Foto : Ebed de Rosary

Sementara itu, bupati Flotim, Antonius Gege Hadjon mengatakan, pemerintah daerah telah menginstruksikan kepada para kepala desa dan lurah agar melakukan pendataan terhadap setiap warga yang datang dari luar daerah termasuk anggota keluarga masing-masing.

“Kami sudah melaksanakan rapat dan meminta agar dilakukan pendataan baik sanak keluarga dari luar daerah maupun para peziarah khususnya mahasiswa yang menginap di kantor lurah maupun di sekolah-sekolah yang ada,” terangnya.

Anton berharap segenap komponen di masyarakat harus pro aktif untuk melakukan pendataan dan juga menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Untuk pengamanan di gereja dan selama prosesi panitia juga melibatkan remaja masjid dan Pramuka serta mahasiswa dari luar daerah.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.