PPDP di Balikpapan, Pastikan Pemilu Ramah Disabilitas

Editor: Satmoko

331
Komisioner KPU Balikpapan Divisi SDM dan Parmas Endang Susilowati. Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Dari hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan, mencatat jumlah keseluruhan pemilih disabilitas mencapai 614 orang.

Dengan persiapan dan pencatatan yang benar di tiap kecamatan, maka KPU memastikan pemilu di Balikpapan ramah disabilitas. Karena dari coklit itu diketahui lokasi mana saja yang ada pemilih disabilitas sehingga logistik untuk mereka telah disiapkan.

“Agar kami tidak salah sasaran, maka melalui coklit akan diketahui TPS mana saja yang perlu didistribusikan logistik disabilitas dan mana yang tidak,” terang Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas, Endang Susilowati, Sabtu (10/3/2018).

Tidak hanya tata letak TPS yang harus ramah disabilitas, dalam melakukan coklit juga mendata penyebab pemilih menyandang disabilitas. Menurutnya, misalnya juga ada yang mengalami cacat karena kecelakaan. Seperti pemilih pada tahun 2015 masih sehat, namun pada tahun 2018 lumpuh karena kecelakaan.

“Sehingga pada saat coklit otomatis pemilihnya masuk pengubahan keterangan disabilitas, berdasarkan kapan menjadi penyandang disabilitas. Itu membantu dalam pendistribusian logistik dan memudahkan pemilih dalam melakukan pencoblosan,” beber perempuan berkerudung ini.

Berdasarkan rincian data coklit PPDP, untuk pemilih disabilitas yang masuk di Kecamatan Balikpapan Kota berjumlah 155 orang. Balikpapan Selatan ada 41 pemilih disabilitas, Balikpapan Timur 113 orang, Balikpapan Barat 115 orang, Balikpapan Utara 54 orang, dan Balikpapan Tengah ada 136 pemilih berkebutuhan khusus.

Endang menyebutkan, KPU harus tahu lokasi atau TPS mana saja yang pemilihnya membutuhkan perhatian khusus sehingga dalam pelaksanaan akan tetap ramah terhadap disabilitas.

“Harus tahu dimana pemilih berkebutuhan khusus, dimana pemilih tunanetra, TPS mana. Misalnya ada di Gunung Sari Ilir, ada pemilih disabilitas tunanetra, otomatis KPU sediakan template untuk pemilih,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...