Raperda Konversi Bank NTB dari Konvensional Jadi Syariah Disahkan DPRD

Editor: Irvan Syafari

367
Gubernur NTB, Zainul Majdi-Foto: Turmuzi.

MATARAM — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang konversi Bank NTB dari konvensional menjadi Bank NTB Syariah disahka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pengesahan tersebut dilakukan DPRD NTB melalui rapat paripurna yang dilaksanakan di aula utama kantor DPRD NTB dihadiri Gubernur NTB, Senin (26/3/2018).

Gubernur NTB, Zainul Majdi berharap dengan disahkan Raperda Konversi Bank NTB menjadi Perda, dari konvensional menjadi syariah diharapkan akan bisa menjadi awal yang baik bagi NTB dalam upaya mewujudkan perbankan syariah.

“Kalau pariwisata, kita sudah punya pariwisata syariah, dengan Islamic Center (IC) sebagai ikon utamanya, sekarang dengan disahkannya Raperda bank NTB menjadi Perda, dari bank konvensional menjadi syariah akan mendukung pembangunan di NTB,” kata Majdi.

Majdi mengharapkan, dengan adanya proses konversi ini, pengembangan ekonomi dan perbankan syariah akan bisa berkembang pesat di NTB, apalagi dengan keberadaan masyarakat yang mayoritas muslim.

Meski demikian, konversi tersebut bukan berarti hanya ditujukan bagi umat Islam saja, sebab perbankan syariah pada dasarnya hanya meniadakan riba dengan sistim bagi hasil, sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Karena mau masyarakat muslim maupun masyarakat non muslim bisa melakukan transaksi di Bank Syariah NTB nantinya,” katanya.

Ketua DPRD NTB, Baiq Isve Rupaeda mengatakan, setelah melalui proses kajian panjang dengan melibatkan tim ahli dari akademi, Raperda Konversi Bank NTB menjadi syariah bisa dirampungkan.

“Dengan adanya konversi tersebut, diharapkan akan bisa membawa kemajuan bagi prekonomian masyarakat NTB,” katanya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.