Rayakan Nyepi, Pantai Onaria Lokasi Upacara Banyu Pinaruh

Editor: Satmoko

317

LAMPUNG – Hari Raya Nyepi 1940 Saka dan Saraswati yang dirayakan oleh umat Hindu di wilayah Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan dilakukan dengan melakukan kegiatan silaturahmi ke anggota keluarga dan warga pemeluk agama Hindu.

Hari Raya Nyepi yang bertepatan dengan piodalan Saraswati dilanjutkan dengan prosesi Banyu Pinaruh.  I Made Ardana, kepala desa Tri Dharma Yoga menyebut, banyu pinaruh merupakan upacara yadnya yang dilakukan setelah hari raya Saraswati yang bertujuan untuk pembersihan dan kesucian diri.

Lokasi banyu pinaruh untuk sarana pembersihan diri dilakukan oleh umat Hindu di wilayah desa Tri Dharma Yoga di pantai Onaria. Kegiatan banyu pinaruh diakui I Made Ardana dimaksudkan untuk menyucikan pikiran dengan menggunakan air ilmu pengetahuan. Pelaksanaan banyu pinaruh dilakukan dengan datang ke pantai dan pemandian sebagai simbol membersihkan kekotoran dalam diri.

“Setelah melakukan pembersihan diri di pantai umat Hindu kembali ke rumah untuk berdoa di pura keluarga atau sanggah selanjutnya melakukan kegiatan silaturahmi dengan keluarga terdekat dan kerabat atau merayakan lebaran hari raya Nyepi,” terang I Made Ardana, kepala desa Tri Dharma Yoga kecamatan Ketapang saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu (18/3/2018).

Menurut Amron (50) salah satu warga desa Legundi yang menyewakan ban dalam sebagai pelampung lokasi tempat wisata pantai Onaria tidak seramai saat hari raya Nyepi. Ia bahkan menyebut pada hari biasa dan libur Minggu biasa pantai tersebut hanya dikunjungi puluhan orang sehingga tidak ada pedagang yang berjualan dan menyewakan ban sebagai pelampung.

I Made Ardana (kiri) kepala desa Tri Dharma Yoga Kecamatan Ketapang [Foto: Henk Widi]
Amron menyebut saat hari Raya Nyepi, Piodalan dan Galungan umat Hindu selalu ramai berbondong-bondong ke pantai untuk melakukan ritual ditambah dengan kegiatan wisata di tepi pantai. Ia bahkan menyebut kerap membawa ban dengan jumlah 30 hingga 40 ban dalam yang diisi angin sebagai pelampung. Ban sebagai pelampung tersebut banyak disewa oleh orangtua yang mengajak serta anak-anak untuk berenang di pantai Onaria.

“Pantai Onaria mulai ramai dikunjungi sejak pagi bahkan sebelum matahari terbit karena umat Hindu yang melaksanakan upacara banyu pinaruh sudah datang ke pantai ini,” beber Amron.

Berbekal ban bekas Amron menyebut kerap memperoleh penghasilan maksimal Rp3,5 juta saat hari libur Nyepi dan saat hari raya Idul Fitri. Tahun baru ia bisa memperoleh penghasilan Rp5 juta. Kondisi tersebut diakuinya hanya bisa ditemui di pantai Onaria pada saat hari raya Nyepi karena pada hari biasa jumlah kunjungan wisatawan ke pantai tersebut tidak sebanyak saat libur Nyepi, Idul Fitri dan tahun baru.

Amron menyebut saat liburan dengan biaya sewa ban sewa kecil Rp5.000 dan sewa ban besar Rp10.000 dengan tidak dibatasi waktu ia bisa menyewakan sebanyak 50 ban dalam. Dibantu sang anak ia menyebut kerap menyewakan ban sebagai pelampung ke pantai lain di antaranya pantai Kalianda dan pantai yang ada di Lampung Selatan.

Ia menyebut sengaja memanfaatkan momen hari raya Nyepi di pantai yang warganya mayoritas memeluk agama Hindu tersebut. Sebagai destinasi wisata yang memiliki ombak yang teduh lokasi tersebut juga menjadi sumber penghasilan bagi sejumlah pedagang. Herman, salah satu pedagang es tebu mengaku ia sengaja berjualan di pantai Onaria karena hanya ramai saat hari raya Nyepi dan hari besar lain.

Amron, warga Desa Legundi Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan menyewakan ban saat hari raya Nyepi [Foto: Henk Widi]
“Kalau hari biasa pengunjung hanya berkisar puluhan orang, namun saat hari raya Nyepi pengunjung bisa mencapai ratusan bahkan ribuan orang sehingga dagangan saya kerap habis,” beber Herman.

Ramainya jumlah pengunjung ke pantai Onaria untuk melakukan upacara banyu pinaruh dan berwisata membuat pihak kepolisian dari Polres Lamsel ikut berjaga di lokasi tersebut. Anggota Satuan Lalu Lintas yang disiagakan di lokasi pantai Onaria sekaligus melakukan pengamanan akses jalur masuk akibat banyaknya kunjungan wisatawan dan juga akses jalan yang macet. Selain pantai onaria sejumlah pantai di wilayah Ketapang dari pantauan Cendana News mulai ramai dikunjungi wisatawan bahkan akan berlangsung hingga sore hari.

Baca Juga
Lihat juga...